Sabtu 06 Feb 2021 13:24 WIB

Positif Covid, 19 Karyawan Tahura Djuanda Telah Diisolasi

19 karyawan Tahura Djuanda yang positif Covid telah diisolasi di Gedung BPSDM Jabar

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Bayu Hermawan
Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda (ilustrasi)
Foto: ANTARA/RAISAN AL FARISI
Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pengelola Taman Hutan Raya (Tahura) Ir H Djuanda memastikan 19 orang karyawan yang positif Covid-19 telah mendapatkan perawatan di Gedung BPSDM Jawa Barat yang berada di Cimahi sejak Rabu (3/2) lalu. Kesehatan para karyawan dalam kondisi sehat dan tidak memiliki gejala apapun.

"19 orang ini semuanya sehat dan gak percaya (saat dinyatakan Covid-19)," ujar Kepala Balai Tahura Djuanda, Lianda Lubis saat dikonfirmasi, Sabtu (6/2). 

Baca Juga

Usai diketahui positif Covid-19, para karyawan yang didominasi oleh petugas patroli langsung dibawa ke Gedung BPSDM Jabar untuk isolasi mandiri. "Kita bilang hari ini (Rabu) semuanya diisolasi dan tidak boleh ada yang di rumah, rumah teman-teman gak besar. Karena itu, saya katakan wajib. Semuanya dibawah ke BPSDM isolasi disana," katanya.

Lianda menuturkan, kesehatan para karyawan usai menjalani isolasi dalam kondisi baik dan tidak menunjukkan gejala apapun. Bahkan, CT para karyawan mendekati 37 ke atas dan tidak mengalami penurunan atau drop sama sekali.

"Yang kena bukan petugas pelayanan pengunjung, hanya dua orang saja yang (melayani) pengunjung. Cukup jauh rumahnya di Kabupaten Bandung. Mereka menggunakan transportasi umum," ungkapnya.

Lianda menduga kasus Covid-19 yang menyebar kepada karyawan bukan berasal dari interaksi dengan pengunjung. Namun, berasal dari lokasi rumah masing-masing karyawan.

"Kami cek di rumahnya zona hitam, tetangganya ada yang kena. Begitu staf kami kena, baru di daerah itu mengakui banyak yang positif. Aktivitas disana sering berinteraksi dan gak bisa dihindari. Ini dari klaster keluarga," katanya.

"Saya yakin, karena kalau benar mengatakan seperti itu dan tidak berinteraksi dengan pengunjung berarti bukan kenanya di sini," katanya.

Selanjutnya, temuan kasus Covid-19 langsung dilaporkan ke Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo dan Sekda Jawa Barat.  Ia menyebut, sebagian besar desa-desa yang berdekatan dengan Tahura Djuanda dan merupakan tempat tinggal karyawan diketahui terdapat kasus Covid-19.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement