Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Mourinho di Tottenham Berbeda dengan di Chelsea

Jumat 05 Feb 2021 22:45 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho

Pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho

Foto: Republika.
Para pemain Chelsea era Mourinho sangat bersemangat saat latihan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan pemain Chelsea, Steve Sidwell berpendapat ada hal berbeda pada Tottenham Hotspur saat ini dengan Chelsea yang pernah dilatih oleh Jose Mourinho. Menurutnya, pada era pertama Mourinho menangani the Blues pada 2004-2007 lalu, pemain Chelsea lebih bersemangat. Saat berlatih, ia mengungkapkan, mantan rekan-rekan setimnya seperti ingin menghabisi satu sama lain karena terlampau bergairah dalam bermain sepak bola. 

Sidwell yang direkrut Chelsea pada 2007 lalu, sempat merasakan kepemimpinan Mourinho selama tiga bulan sebelum pelatih asal Portugal itu dipecat. 

Baca Juga

"Jose adalah pelatih dengan pola pikir bertahan, tapi itulah dirinya. Saat latihan, para pemain menghantam satu sama lain," kata Sidwell seperti dilansir Daily Mail, Jumat (5/2).

"Essien menampar Shevchenko. Tal Ben Haim sempat berkelakar ingin membunuh Drogba."

Sidwell mengatakan, hal tersebut diketahui oleh Mourinho. Namun, pelatih yang menjuluki dirinya sebagai The Special One itu justru membalas dengan kelakar lainnya. 

"Saya butuh dirinya hari Sabtu nanti. Anda bisa membunuhnya pada pekan depan," kata Sidwell menirukan Mourinho. 

Sidwell menyampaikan, hal tersebut tidak terjadi sekali di Chelsea. Kini saat Mourinho melatih Spurs, ia sudah tidak melihat hal serupa di dalam tubuh skuat The Lilywhites. 

"Dia (Mourinho) menyukainya. Tapi, sudah tidak ada lagi hal seperti itu di Spurs," ucapnya. 

Spurs sudah menelan tiga kekalahan beruntun. Terbaru, mereka dikalahkan 0-1 oleh Chelsea, Jumat (5/2) dini hari WIB. Alhasil, mereka terdampar ke peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Primer Inggris. 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA