Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Top 5 News: Ottoman Diasingkan, Roket Iran Diluncurkan

Jumat 05 Feb 2021 10:19 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Ilustrasi suasana di Kerajaan Ottoman.

Foto:
Beredar pesan berantai tentang tarif tilang baru, bagaimana faktanya?

4. 5 Dzikir Khusus Harian yang Disukai Allah SWT dan Manfaatnya

JAKARTA – Dzikir berarti mengingat Allah dengan bacaan baik yang terdapat dalam Alquran maupun dalam hadits.

Terdapat dzikir harian yang disukai Allah SWT. Berdzikir. Ilustrasi

Sebenarnya, banyak bacaan dzikir yang disukai Allah SWT. Berikut lima di antara dzikir yang paling disukai Allah, sebagaimana dilansir dari Mawdoo3:  

Pertama, berdzikir dengan lafal, “Laa Ilaaha Illallahu Wahdahu La Syarikalah Lahul Mulku Walahul Hamdu Wa Huwa Alaa Kulli Syaiin Qadir,” sebanyak seratus kali dalam sehari. 

مَنْ قال لا إلهَ إلَّا اللهُ وحدَهُ لَا شرِيكَ لَهُ، لَهُ الملْكُ، ولَهُ الحمْدُ، وهُوَ عَلَى كُلِّ شيءٍ قديرٌ، فِي يومٍ مائَةَ مرةٍ، كانتْ لَهُ عِدْلَ عشرِ رقابٍ، وكُتِبَتْ لَهُ مائَةُ حسنَةٍ، ومُحِيَتْ عنه مائَةُ سيِّئَةٍ، وكانَتْ لَهُ حِرْزًا منَ الشيطانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حتى يُمْسِيَ، ولم يأتِ أحدٌ بأفضلَ مِمَّا جاءَ بِهِ، إلَّا أحدٌ عَمِلَ عملًا أكثرَ مِنْ ذلِكَ

Artinya; “Barangsiapa yang mengucapkan, ‘Laa ilaaha ulallah wahdahu la syarikalah lahul mulku walahul hamdu wa huwa alaa kulli syaiin qadir,' sebanyak seratus kali dalam sehari, maka pahala yang ia dapatkan sama saja dengan memerdekakan sepuluh orang budak, serta ditulis untuknya seratus kebaikan dan dihapuskan darinya seratus kejelekan.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Petaka Oncom Renggut Dua Korban Meninggal di Cianjur

CIANJUR -- Peristiwa keracunan makanan olahan oncom menimpa satu keluarga di Kelurahan Sayang Kabupaten Cianjur. Dampaknya, dua orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam perawatan.

 
 

Data yang diperoleh menyebutkan, dua orang yang meninggal dunia adalah ibu dan anak kandungnya yakni Aidah (45 tahun) dan anak sulungnya Fuji (20). Sementara suami dari Aidah yakni Dedi Sunardi (55) masih menjalani perawatan medis.

Nasi tutug oncom (Ilustrasi)

"Awalnya ada yang memberi oncom dan akhirnya disimpan tidak langsung dimasak," ujar Dedi Sunardi (55) salah seorang korban keracunan kepada wartawan, Kamis (4/2). 

Selanjutnya pada Senin (1/2) oncomnya dibakar dibuat seperti tutug oncom atau nasi dicanpur dengan oncom. Dari lima anggota keluarga kata Dedi, hanya ada tiga orang yang memakan olahan oncom tersebut, yakni dirinya, istrinya Aidah dan anak sulungnya Fuji. Sementara dua orang anaknya yang lain tidak makan karena memang tidak suka dengan makanan tersebut.

Baca berita selengkapnya di sini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA