Kamis 04 Feb 2021 18:41 WIB

Ketua PBNU Nilai SKB Seragam Sekolah Tepat

SKB memberikan kebebasan kepada siswi berpakaian sesuai dengan keyakinan.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Ketua PBNU Nilai SKB Seragam Sekolah Tepat. KH Robikin Emhas
Foto: Dok Republika
Ketua PBNU Nilai SKB Seragam Sekolah Tepat. KH Robikin Emhas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Robikin Emhas menyampaikan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri sudah tepat dan benar. SKB tersebut tentang penggunaan pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.

SKB yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini memberikan hak kepada peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan memilih seragamnya dengan atribut kekhususan agama atau tidak dengan atribut kekhususan agama.

Baca Juga

"SKB itu sudah tepat dan benar apalagi di lingkungan pendidikan," kata Kiai Robikin kepada Republika.co.id, Kamis (4/2).

Ia mengatakan, sebaiknya untuk membangun keperibadian yang bagus bagi generasi muda calon pemimpin masa depan, maka yang perlu dilakukan adalah membangun kesadarannya melalui proses edukasi. Sehingga sampai pada kesadaran perlunya menutup aurat bagi perempuan. 

Sehingga orang menutup aurat bukan karena dipaksa oleh satu aturan tapi karena kesadaran pribadi. "Kalau lingkungan pendidikan berhasil menciptakan kesadaran siswinya untuk menutup aurat, itu bagus sekali. Sebab tidak ada gunanya orang melakukan sesuatu karena dipaksa," katanya.

Kiai Robikin mengatakan, SKB ini memberikan kebebasan kepada siswi berpakaian sesuai dengan keyakinan agamanya. Intinya siswa diberi kemerdekaan menentukan pilihan.

Baca juga: Keluarga Sultan Ottoman yang Diasingkan di Era Turki Modern

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement