Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Ketua PBNU Nilai SKB Seragam Sekolah Tepat

Kamis 04 Feb 2021 18:41 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah

Ketua PBNU Nilai SKB Seragam Sekolah Tepat. KH Robikin Emhas

Ketua PBNU Nilai SKB Seragam Sekolah Tepat. KH Robikin Emhas

Foto: Dok Republika
SKB memberikan kebebasan kepada siswi berpakaian sesuai dengan keyakinan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Robikin Emhas menyampaikan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri sudah tepat dan benar. SKB tersebut tentang penggunaan pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.

SKB yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini memberikan hak kepada peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan memilih seragamnya dengan atribut kekhususan agama atau tidak dengan atribut kekhususan agama.

"SKB itu sudah tepat dan benar apalagi di lingkungan pendidikan," kata Kiai Robikin kepada Republika.co.id, Kamis (4/2).

Baca Juga

Ia mengatakan, sebaiknya untuk membangun keperibadian yang bagus bagi generasi muda calon pemimpin masa depan, maka yang perlu dilakukan adalah membangun kesadarannya melalui proses edukasi. Sehingga sampai pada kesadaran perlunya menutup aurat bagi perempuan. 

Sehingga orang menutup aurat bukan karena dipaksa oleh satu aturan tapi karena kesadaran pribadi. "Kalau lingkungan pendidikan berhasil menciptakan kesadaran siswinya untuk menutup aurat, itu bagus sekali. Sebab tidak ada gunanya orang melakukan sesuatu karena dipaksa," katanya.

Kiai Robikin mengatakan, SKB ini memberikan kebebasan kepada siswi berpakaian sesuai dengan keyakinan agamanya. Intinya siswa diberi kemerdekaan menentukan pilihan.

Baca juga: Keluarga Sultan Ottoman yang Diasingkan di Era Turki Modern

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA