Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Positivity Rate Harian Covid-19 Naik Lagi

Kamis 04 Feb 2021 17:09 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Andri Saubani

Pemberian vaksinasi COVID-19 dilakukan saat vaksinasi massal bagi tenaga medis di Jakarta, Indonesia, Kamis, 4 Februari 2021.

Pemberian vaksinasi COVID-19 dilakukan saat vaksinasi massal bagi tenaga medis di Jakarta, Indonesia, Kamis, 4 Februari 2021.

Foto: AP / Achmad Ibrahim
Pada Kamis, dilaporkan 11.434 kasus dan jumlah pemeriksaan mencakup 42.168 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tingkat positif atau positivity rate Covid-19 harian kembali mengalami kenaikan. Dengan jumlah kasus konfirmasi positif pada Kamis (4/2) dilaporkan sebanyak 11.434 kasus dan jumlah pemeriksaan mencakup 42.168 orang, positivity rate hari ini adalah 27,1 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dibanding positivity rate harian pada Selasa-Rabu, masing-masing 24,16 persen dan 25,5 persen. Kendati begitu, angka positivity rate hari ini masih lebih rendah daripada capaian akhir pekan lalu yang konsisten di atas 33 persen.

Selain itu, penurunan kapasitas testing juga menjadi catatan. Hari ini, jumlah pemeriksaan mencakup 68.744 spesimen. Angka ini turun dibanding capaian testing pada Rabu (3/2) dengan 74.965 spesimen.

Secara umum, grafik penambahan kasus harian Covid-19 mulai menunjukkan tren mendatar atau flat dalam dua pekan terakhir. Kendati masih berkisar di jumlah kasus harian yang cukup tinggi, rentang 10 ribu-14 ribu kasus, kurva tidak lagi menunjukkan lonjakan signifikan seperti yang sudah terjadi sejak akhir 2020 sampai awal Januari 2021 lalu.



Indonesia sempat mencatatkan lonjakan kasus harian yang cukup drastis sejak November 2020 sampai Januari 2021 ini. Pada 3 November lalu jumlah kasus harian yang dilaporkan satgas 'hanya' 2.973 orang.

Kemudian, angkanya menanjak tinggi hingga lebih 14 ribu kasus baru pada pertengahan Januari 2021. Artinya, hanya dibutuhkan dua bulan bagi Indonesia untuk mengalami lonjakan kasus harian yang cukup ekstrem.

Pada penambahan kasus hari ini, DKI Jakarta kembali menjadi provinsi sumbangan angka tertinggi, yakni 3.632 kasus. Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan 2.020 kasus baru. Kemudian, menyusul Jawa Tengah dengan 1.775 kasus, Kalimantan Timur dengan 732 kasus, dan Jawa Timur dengan 679 kasus.

Jumlah pasien sembuh juga dilaporkan bertambah 11.641 orang pada hari ini. Sehingga, angka kumulatif pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh mencapai 917.306 orang.

Selain itu, satgas juga melaporkan adanya penambahan angka kematian sebanyak 231 orang. Total pasien yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19 saat ini menyentuh 31.001 orang.

Baca Juga

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia melakukan langkah penanganan Covid-19 sesuai dengan tantangan yang ada di lapangan. Presiden menambahkan, setiap negara punya cara sendiri-sendiri dalam menghadapi pandemi. Indonesia, ujarnya, menanganinya dengan cara yang dianggap tepat.

"Presiden juga menyampaikan bahwa penanganan Covid satu negara dengan negara lain berbeda dan tidak ada rumus yang sama sehingga kita melakukan sesuai dengan cara yang dianggap tepat di Indonesia," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pesan Presiden Jokowi usai rapat terbatas, Rabu (3/2).

Salah satu cara yang kini dipercaya akan membantu menekan penularan Covid-19 adalah pendekatan skala mikro dengan mendirikan posko-posko di level desa. Posko ini melibatkan peran Satgas Penanganan Covid-19 baik level pusat dan daerah.

"Pelibatan aktif dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, operasi yustisi TNI-Polri, ini dilakukan bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi untuk melakukan tracing," ujar Airlangga.

 

photo
Pilah sampah masker - (republika/mardiah)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA