Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Rudyatmo Ungkap Suka Duka Selama 15 Tahun Memimpin Solo

Kamis 04 Feb 2021 10:13 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Fernan Rahadi

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo

Foto: Republika/Binti sholikah
Salah satu kenangan terindah yakni dapat mengembalikan aset-aset negara.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Masa jabatan FX Hadi Rudyatmo sebagai Wali Kota Solo dan wakilnya Achmad Purnomo bakal selesai pada 16 Februari 2021. Rudyatmo mengungkapkan, salah satu kenangan terindah selama memimpin Solo yakni dapat mengembalikan aset-aset negara yang sudah lepas kembali ke pemerintah.

Rudyatmo memimpin Kota Solo selama 15 tahun terakhir. Awalnya, Rudyatmo merupakan Wakil Wali Kota yang mendampingi Joko Widodo (Jokowi) saat menjabat Wali Kota Solo sejak 2005. Kemudian pada pertengahan periode kedua, pada 2012 saat Jokowi maju Pilkada DKI, Rudyatmo mengisi jabatan Wali Kota. Selanjutnya, dalam Pilkada 2015 dan 2010 Rudyatmo terpilih sebagai Wali Kota Solo.

Dia menyatakan, dalam waktu kurang dari dua pekan ini dirinya bersama Purnomo bakal menyelesaikan tugas-tugas kedinasan sampai 16 Februari mendatang.

Rudyatmo mengaku, kenangan yang dia dapatkan selama memimpin Kota Solo, yakni hidupnya menjadi bermanfaat bagi orang banyak. Selain itu, mempunyai banyak teman dari berbagai kalangan.

"Dan yang paling menjadi kenangan bagi saya, saya mampu mengembalikan aset-aset negara, yang sudah lepas kembali ke pemerintah. Salah satunya yang sekarang dipakai untuk Rumah Sakit Bung Karno, Koramil 0735 Pasar Kliwon, SMP Negeri 11, dan Sentra IKM Semanggi, itu," kata Rudyatmo kepada wartawan, Rabu (3/2).

Aset lainnya, yakni lahan eks HP 16 meskipun sebagian dilepas untuk masyarakat setempat, lalu Dalem Joyokusuman dan Dalem Priyosuhartan. Selain itu, membeli tanah di beberapa tempat untuk kepentingan umum, salah satunya di Pasar Gede, SMP Negeri 5, dan sebagainya. "Banyaklah kenangannya. Namun yang paling utama adalah pendidikan di Kota Solo ini nampaknya secara infrastruktur sudah mendekati baik," imbuhnya.

Meski demikian, Rudyatmo mengaku masih ada hal yang belum dia selesaikan sampai hari ini, yakni anak-anak dari kekuarga kecil, lemah, miskin, dan tertindas (KLMT). Terutama, para siswa yang ketika lulus SMA/SMK masih belum mampu mengambil ijazah lantaran biaya sekolah belum lunas.

"Namun saya punya komitmen biarpun nanti saya tidak melayani di pemerintahan, saya tetap akan peduli terhadap pendidikan anak-anak, terutama untuk KLMT tadi," ungkapnya.

Rudyatmo juga menyebut, salah satu kenangan tidak menyenangkan ketika pemkot membuat kebijakan, kemudian ada warga yang belum paham kebijakan tersebut malah mengolok-olok. Namun, dia mengaku tidak pernah tersinggung dengan hal tersebut.

Di sisi lain, pada hari terakhir masa jabatan Rudyatmo-Purnomo, bakal digelar acara pamitan di Pendhapi Gede Balai Kota Solo. Kemudian, para pejabat di lingkungan Pemkot Solo akan mengantar pulang Purnomo ke kediamannya di Jalan Bhayangkara, dilanjutkan mengantar Rudyatmo ke Pucangsawit.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA