Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Remaja Penyintas Kanker Meninggal Akibat Covid-19

Kamis 04 Feb 2021 08:06 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti

Covid-19 (ilustrasi).

Covid-19 (ilustrasi).

Foto: Pixabay
Aspen Deke telah menjalani empat tahun kemoterapi dan bisa bertahan hidup.

REPUBLIKA.CO.ID, JEFFERSON -- Aspen Deke, seorang gadis 17 tahun di Missouri, Amerika Serikat (AS), meninggal dunia karena komplikasi Covid-19. Kematiannya semakin menguatkan bahwa Covid-19 sangat berbahaya, sebab sebelumnya Deke telah tiga kali selamat dari kanker.

Sejak usia empat tahun, mendiang Aspen Deke didiagnosis dengan kromosom Philadelphia-positif, suatu bentuk leukemia limfoblastik akut. Dia terjangkit Covid-19 pada November 2020.

Orang tuanya mengatakan bahwa Aspen telah menjalani empat tahun kemoterapi dan transplantasi sumsum tulang dan bisa bertahan hidup. Namun setelah terpapar Covid-19 pada November 2020, kondisinya semakin buruk, lebih buruk daripada kanker.

"Setidaknya dengan kanker, semenakutkan atau seburuk apapun, banyak yang Anda ketahui tentang itu. Dokter masih bisa memberikan pengobatan yang jelas dan terbaik untuk anak kami. Tapi dengan ini semua (Covid-19) semuanya tidak diketahui," jelas ayah Aspen, Eric, seperti dilansir di laman Malay Mail pada Kamis (4/2).

Aspen dirawat di Rumah Sakit Anak-anak Mercy selama dua pekan sebelum Natal dan telah berada di Unit Perawatan Intensif Pediatrik sejak malam Tahun Baru dengan sebagian besar waktu dihabiskan untuk diintubasi pada ventilator. AS telah mencatat lebih dari 440 ribu kematian akibat Covid-19, dengan lebih dari 95 ribu pasien meninggal selama Januari 2021.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA