Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

BKSDA Jambi Lepas Tiga Buaya Muara

Kamis 04 Feb 2021 01:30 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Seekor buaya muara (crocodylus porosus) berada di sekitar sarangnya. Ilustrasi

Seekor buaya muara (crocodylus porosus) berada di sekitar sarangnya. Ilustrasi

Foto: Antara/Muhammad Arif Pribadi
BKSDA Jambi melepas tiga ekor buaya muara di Taman Nasional Berbak dan Sembilang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, Rabu (3/2) melepasliarkan tiga ekor buaya muara (crocodylus porosus) di Taman Nasional Berbak dan Sembilang yang terletak di Kabupaten Banyuasin, pesisir Provinsi Sumatra Selatan. Kondisi di taman nasional tersebut dinilai cocok sebagai habitat ketiganya.

"Kondisi alam di Taman Nasional Berbak dan Sembilang cocok untuk habitat tiga ekor buaya muara ini, dan setelah kita berkirim surat ke pihak Taman Nasional Berbak dan Sembilang, pada hari ini kita lakukan pelepasliaran di kawasan taman nasional tersebut," kata Koordinator Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) BKSDA Jambi Sahron saat di hubungi via telepon, Rabu (3/2).

Taman Nasional Berbak dan Sembilang tersebut terdiri dari hutan rawa gambut, hutan rawa air tawar, dan hutan riparian. Kondisi alam tersebut dinilai cocok untuk habitat buaya muara yang diselamatkan dan dirawat sementara di TPS BKSDA Jambi.

Sahron menjelaskan tiga ekor buaya muara tersebut merupakan buaya yang diselamatkan oleh BKSDA Jambi karena sempat mengalami konflik dengan masyarakat.

Salah satu buaya dengan panjang empat meter sempat konflik dengan masyarakat di Sabak, Kabupaten Tanjab Timur karena masuk ke dalam dapur rumah milik warga. Kemudian seekor buaya dengan panjang satu meter juga sempat mengalami konflik dengan warga di Nipah Panjang, Kabupaten Tanjab Timur.

"Dan satu ekor buaya muara lainnya diserahkan masyarakat ke BKSDA Jambi," kata Sahron.

Buaya Muara tersebut berada di TPS BKSDA Jambi sekitar tiga bulan. Karena buaya muara yang panjangnya empat meter tersebut giginya rontok, maka pada saat itu tidak bisa langsung dilepas liarkan oleh BKSDA Jambi. Buaya tersebut mendapatkan perawatan di TPS BKSDA Jambi yang terletak di Kecamatan Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi.

Pelepasliaranbuaya muara tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan medis dan BKSDA Jambi dimana buaya muara tersebut sudah mampu bertahan hidup di alam liar.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA