Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Varian Virus Corona Baru Disebut Ditemukan Lagi di Vietnam

Rabu 03 Feb 2021 09:51 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Ilustrasi Penyebaran Virus Corona.

Ilustrasi Penyebaran Virus Corona.

Foto: MgIT03
Jenis virus ini diyakini lebih mudah menular.

REPUBLIKA.CO.ID, HO CHI MINH CITY -- Varian baru Covid-19 yang sangat menular dari Inggris telah ditemukan pada pasien di Vietnam. Kabar ini diumumkan oleh Rumah Sakit Penyakit Tropis di Kota Ho Chi Minh pada 1 Februari. 

Dilansir dari kantor berita Bernama pada Rabu (3/2), virus yang ditemukan pada pasien nomor 1660 memiliki 17 mutasi khas dari strain B.1.1.7 yang telah menyebabkan lonjakan baru-baru ini dalam kasus Covid-19 di Inggris dan Eropa. Pasien berusia 28 tahun itu berasal dari provinsi utara Hai Duong.

Para peneliti dari Rumah Sakit Penyakit Tropis di Kota Ho Chi Minh dan Unit Penelitian Klinis Universitas Oxford (OUCRU) coba menganalisis pasien itu. Pasien tersebut sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Lapangan Cu Chi kota. 

Jenis virus ini diyakini lebih mudah menular daripada Covid-19 yang asli dan kemungkinan besar menjadi sumber infeksi dominan di Hai Duong. Wilayah itu menjadi zona merah Covid-19 terbesar di Vietnam saat ini di mana lebih dari 200 kasus baru telah terdeteksi sejak Januari 27. 

Vietnam melaporkan satu infeksi Covid-19 di Hai Duong selama 12 jam terakhir, dari pukul 18.00 pada 1 Februari hingga pukul 06.00 pada 2 Februari. Pendataan dilakukan Komite Pengarah Nasional untuk Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Kasus baru tersebut membuat hitungan nasional menjadi 1.851, termasuk 964 infeksi komunitas. Jumlah kasus yang terkait dengan wabah Covid-19 baru sejak 27 Januari mencapai 271 sedangkan kematian tetap pada 35 kasus.

Baca juga : Jubir: Masih Ada Orang yang Meragukan Virus Covid-19

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA