Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Pelatnas Disergap Covid-19, Menpora Minta Atlet Tahan Diri

Senin 01 Feb 2021 19:47 WIB

Red: Israr Itah

Menpora Zainudin Amali

Menpora Zainudin Amali

Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Pengelola pelatnas dan pimpinan cabang olahraga dimintamemperketat izin keluar-masuk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta para atlet untuk menahan diri tidak ke luar atau meminta pulang ke daerahnya masing-masing. Ini menyusul temuan kasus positif Covid-19 yang baru-baru ini mulai menyergap atlet pelatnas.

“Awalnya saya berharap kepada cabor yang pelatnas agar ketat protokol kesehatan, tapi saya kaget ada yang kena, meski kenanya bukan di pelatnas tetapi ketika mereka diizinkan pulang," kata Zainudin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (1/2).

Baca Juga

“Saya meminta kepada atlet yang sekarang sedang berada di pelatnas, untuk bisa menahan diri, rasa kangen pasti ada, tetapi tolong ditahan dulu. Karena, harapan kita ada di mereka untuk berprestasi. Jadi jangan minta pulang dulu,” ujar dia menambahkan.

Zainudin meminta kepada seluruh pengelola pelatnas dan pimpinan cabang olahraga untuk memperketat izin keluar-masuk, baik bagi atlet maupun tamu yang ingin berkunjung ke lokasi latihan.

Pasalnya, jika sudah ada atlet atau pelatih yang terpapar virus corona maka akan membutuhkan waktu yang lama untuk proses penyembuhannya. Sementara mereka juga harus mempersiapkan diri menghadapi sejumlah ajang besar yang digelar tahun ini, seperti Olimpiade Tokyo dan SEA Games 2021 Vietnam.

“Kepada para pengelola pelatnas, pimpinan cabor, pelatih tolong lebih diperketat lagi seperti di awal-awal. Jadi, sekali lagi kepada para atlet yang sedang pelatnas untuk bisa menahan diri, karena sangat berpengaruh, jika terkena pasti tidak mungkin latihan, pasti isolasi dan untuk mengejar atau me-recovery membutuhkan waktu cukup lama," ujarnya.

“Di awal-awal saya senang, karena begitu ketatnya para atlet pelatnas ini, tidak bisa keluar dan orang dari luar pun tidak bisa masuk. Bahkan di salah satu pelatnas, jika mereka mendapat kiriman paket, baru tiga hari bisa diterima karena ada skrining dulu dan sebagainya," kata dia.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA