Senin 01 Feb 2021 18:21 WIB

Nama Spesial yang Diberikan Rasulullah untuk Putra Sahabat

Rasulullah SAW memberikan nama spesial untuk sahabatnya

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah
Rasulullah SAW memberikan nama spesial untuk sahabatnya. Ilustrasi nama anak
Foto: Pixabay
Rasulullah SAW memberikan nama spesial untuk sahabatnya. Ilustrasi nama anak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang bernama Abu Usaid suatu watu dikaruniai seorang putra. Kemudian, dia membawa bayinya kepada Rasulullah.  

Dia berharap Rasulullah bisa menyuapkan makanan awal kepada bayinya, serta memberikan nama yang indah.  Diceritakan dalam buku “115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah SAW”:  

Baca Juga

أُتِيَ بالمُنْذِرِ بنِ أَبِي أُسَيْدٍ إلى رَسولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ، حِينَ وُلِدَ فَوَضَعَهُ النبيُّ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ علَى فَخِذِهِ، وَأَبُو أُسَيْدٍ جَالِسٌ، فَلَهي النبيُّ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ بشيءٍ بيْنَ يَدَيْهِ، فأمَرَ أَبُو أُسَيْدٍ بابْنِهِ فَاحْتُمِلَ مِن علَى فَخِذِ رَسولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ، فأقْلَبُوهُ، فَاسْتَفَاقَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ، فَقالَ: أَيْنَ الصَّبِيُّ فَقالَ: أَبُو أُسَيْدٍ أَقْلَبْنَاهُ، يا رَسولَ اللهِ،. قالَ: ما اسْمُهُ؟ قالَ: فُلَانٌ، يا رَسولَ اللهِ، قالَ: لَا، وَلَكِنِ اسْمُهُ المُنْذِرُ فَسَمَّاهُ يَومَئذٍ المُنْذِرَ 

Abu Usaid bergegas membawa bayinya kepada Rasulullah. Kebetulan saat itu beliau sedang ada di masjid bersama para sahabat.

Betapa gembira Rasulullah SAW melihat Abu Usaid yang datang membawa bayinya. Kemudian, beliau langsung mengambil bayi itu dan meletakkan di pangkuannya, sedangkan Abu Usai duduk di samping beliau.

Namun, tak lama kemudian Rasulullah tiba-tiba menyerahkan kembali bayi itu kepada Abu Usaid. Beliau lalu meninggalkan masjid menuju rumah salah satu istrinya. Abu Usai pun bingung melihat tindakan Rasulullah.

Belum lenyap kebingungannya, tiba-tiba Rasulullah SAW datang lagi ke masjid, dan berkata kepada Abu Usaid, “Wahai Abu Usai, di mana bayi itu?” “Itu wahai Rasulullah,” jawab Abu Usaid.

Setelah menerima bayi itu, Rasulullah SAW menyuapinya dengan kunyahan kurma yang beliau ambil dari rumah salah seorang istri beliau, kemudian menyuapkan bayi itu dan mendoakannya. “Siapa nama bayi ini,” tanya Rasulullah.

“Fulan, wahai Rasulullah,” jawab Abu Usaid. “Jangan! Berilah dia nama Al-Mundzir,” saran Rasulullah.

Maka, Abu Usaid pun memberi nama putranya tersebut dengan nama indah yang diberikan Rasulullah SAW, yaitu Al-Mundzir yang artinya pemberi peringatan. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement