Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Lebih dari 250 Pelikan di Mauritania Mati Akibat Flu Burung

Selasa 02 Feb 2021 02:09 WIB

Red: Nidia Zuraya

Burung pelikan mati bergelimpangan

Burung pelikan mati bergelimpangan

Foto: reuters
Ratusan pelikan yang mati ini menghuni Taman Nasional Mauritania.

REPUBLIKA.CO.ID, NOUAKCHOTT -- Sekitar 245 anak burung pelikan dan puluhan pelikan dewasa mati akibat flu burung H5N1 di taman nasional Mauritania, menurut Kementerian Lingkungan Mauritania, Senin (1/2). Taman nasional Mauritania berbatasan dengan daerah di Senegal utara, yang dilanda virus tersebut.

Bangkai burung ditemukan di lahan basah Taman Nasional Diawling, yang berada di bagian Mauritania dari delta sungai Senegal dan menampung lebih dari 250 spesies burung.

Baca Juga

Untuk merespons wabah flu burung, otoritas menutup taman tersebut dan menghentikan seluruh kegiatan wisata di daerah itu, demikian pernyataan kementerian.

Peristiwa itu menyusul temuan ratusan bangkai pelikan di cagar alam burung Senegal di sisi lain sungai tersebut pada 23 Januari. Ratusan pelikan itu kemudian dipastikan mati akibat H5N1.

Awal Januari Senegal melaporkan wabah virus di salah satu peternakan unggas di kawasan Thies, yang berujung pada pemusnahan sekitar 100.000 ekor ayam.

Tidak langsung diketahui apakah wabah tersebut masih berkaitan satu sama lain.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA