Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Drama 3 Menit di Kabin Woyla 1981 (2-selesai)

Senin 01 Feb 2021 01:04 WIB

Red: Sadly Rachman

Pesawat GIA DC-9 Woyla saat tiba di Jakarta pascapembajakan di Bangkok, Thailand.

Foto: Arsip Nasional
EMBED
Memutar Ulang: Tragedi pembajakan pesawat GIA 206 Woyla, Jakarta-Medan pada 1981.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- 28 Maret 1981 dunia penerbangan Tanah Air digemparkan oleh informasi penerbangan 206 tujuan Jakarta-Medan di bajak sesaat usai transit di bandara Talangbetutu, Palembang.

Sontak, seluruh warga termasuk pemerintah Indonesia dikagetkan oleh berita tersebut. Diduga, lima orang teroris yang dipimpin Imran bin Muhammad Zein, kelompok ekstremis yang disebut "Komando Jihad" telah mengambil alih komando kokpit pesawat jenis McDonnell Douglas DC-9 Woyla milik Garuda Indonesia.

Apa sebenernya motif dari pembajakan tersebut? Lalu, bagaimana pemerintah melakukan penanganan untuk menyelamatkan penumpang beserta awak kabin saat itu?

Ikuti selengkapnya di program Memutar Ulang, edisi 'Drama 3 Menit di Kabin Woyla 1981.'

 

 

Videografer | Muhammad Rizki Triyna, Havid Al Vizki

Video Editor | Sadly Rachman

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA