Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Ditaklukan Leeds United, Leicester Gagal Geser MU

Ahad 31 Jan 2021 23:13 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Bayu Hermawan

Patrick Bamford

Patrick Bamford

Foto: EPA-EFE/Peter Powell
Leicester kalah dengan skor 1-3 dari Leeds United

REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER -- Leicester City gagal memanfaatkan kesempatan untuk naik ke posisi kedua klasemen sementara menggeser Manchester United. The Foxes takluk dari tamunya Leeds United dengan skor 1-3 pada pertandingan pekan ke-21 Liga Primer Inggris di Stadion King Power, Ahad (31/1) malam WIB.

Berada di peringkat ketiga dengan koleksi 39 poin dari 20 laga, The Foxes memiliki peluang besar menggeser MU di peringkat kedua klasemen sementara. Tambahan tiga angka di laga ini akan membawa tim besutan Brendan Rodgers itu mengantongi 42 poin, unggul satu poin dari United. 

Baca Juga

Namun, The Foxes malah gagal memetik poin di laga. Alhasil, posisi The Foxes pun tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara, dengan hanya mengatongi keunggulan dua poin dari Liverpool, yang duduk di posisi keempat. Bahkan, The Foxes terancam turun ke peringkat keempat apabila Liverpool mampu memetik poin penuh kala menghadapi West Ham di laga pada pekan ke-21, Senin (1/2) dini hari WIB. 

Leeds United terbukti mengimbangi permainan tim tuan rumah. Bahkan, laga baru berjalan kurang dari 16 menit, dua gol sudah tercipta. Tim tuan rumah mampu unggul terlebih dahulu via sepakan Harvey Barnes, tepatnya pada menit ke-13. 

Setelah mendapatkan bola di tengah lapangan, gelandang berusia 23 tahun itu langsung melakukan solo run ke depan kotak penalti The Whites. Barnes kemudian melakukan umpan satu-dua dengan James Maddison. Setelah sempat berkelit dari penjagaan pemain bertahan, Barnes melepaskan sepakan kaki kanan dan mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang Leeds United. 

Bola pun meluncur tanpa bisa dihalau kiper Leeds United. Namun, keunggulan The Foxes via gol Barnes ini hanya bertahan selama 127 detik, atau pada menit ke-15. Lewat sebuah serangan balik cepat, Leeds United bisa menyamakan kedudukan. 

Stuart Dallas menyelesaikan serangan Leeds yang dibangun oleh Patrick Bamford dan Luke Ayling. Dallas menyambut umpan terobosan Bamford dan langsung melepaskan sepakan keras, yang bersarang di sebelah kanan gawang tim tuan rumah. 

Pada menit ke-20, Leicester City sebenarnya kembali mampu menggetarkan jala gawang Leeds. Ayoze Perez menyambar bola hasil halaun kiper Leeds usai mementahkan sepakan Maddison dari luar kotak penalti. Namun, wasit menganulir gol tersebut lantaran Perez telah berdiri dalam posisi offside saat menyambar bola rebound tersebut. 

Kendati begitu, tim tamu juga tidak mau ketinggalan. Leeds United sempat berbalik unggul pada menit ke-32 usai memanfaatkan kemelut di depan mulut gawang pasca sepak pojok. Namun, wasit kembali menggangap gol tersebut tidak sah karena sebelumnya bola masuk ke gawang, Bamford terlebih dulu dinilai melakukan pelanggaran terhadap kiper Leicester City, Kasper Schmeichel. Pada sepanjang babak pertama, kedua tim memang cenderung bermain terbuka dan saling bergantian dalam melancarkan serangan. Dari segi tembakan, tim tuan rumah lebih unggul dengan melepaskan delapan tembakan. 

Namun, The Whites terbukti jauh lebih baik dari segi ancaman secara langsung ke gawang The Foxes. Empat tembakan yang dilepaskan para penggawa The Whites pada sepanjang babak pertama, semuanya tepat mengarah ke gawang. Tensi pertandingan tidak berubah saat laga memasuki babak kedua. 

Masing-masing tim terus berusaha menguasai permainan via penguasaan bola. Dari catatan statistik, hingga pertengahan babak kedua, baik Leicester dan Leeds United sama-sama mengemas 50 persen penguasaan bola. Permainan menyerang yang diperagakan The Foxes diimbangi dengan kecepatan dan kekuatan fisik para penggawa Leeds United. 

The Whites akhirnya benar-benar berbalik unggul pada menit ke-70 via sepakan Bamford. Kesalahan penggawa Leicester City dalam menguasai bila di lini tengah berhasil dimanfaatkan gelandang Leeds United lewat serangan cepat. Raphinha mengirimkan umpan terobosan kepada Bamford. Bamford, yang lolos dari jebakan offside, langsung merangsek ke kotak penalti dan melepakasn tendangan keras kaki kanan. Laju bola sepakan Bamford tidak bisa ditahan oleh Schmeichel. 

Skema yang nyaris serupa juga mengawali terjadinya gol ketiga Leeds United di laga ini. Berawal dari kegagalan Leicester City memaksimalkan kesempatan tendangan bebas di bidang lapangan lawan, Leeds United berhasil mengambil alih kendali bola dan langsung melepaskan serangan balik cepat. Bamford, yang mendapatkan umpah terobosan langsung melenggang ke kotak penalti Leicester. 

Bamford kemudian melepaskan umpan tarik kepada Jack Harrison, yang berlari untuk membantu serangan. Harrison tinggal menceploskan bola tanpa mendapatkan kesulitan berarti. Gol mudah buat Leeds ini terjadi saat laga tinggal tersisa tujuh menit lagi. Gol ini sekaligus menutup laga ini. 

Susunan pemain: 

Leicester City (4-2-3-1) 

Pelatih: Brendan Rodgers 

Kiper: Schmeichel Belakang: Castagne, Fofana, Evans, Justin Tengah: Tielemans, Mendy; Albrighton, Maddison, Barnes Depan: Perez 

Leeds United (4-1-4-1) 

Pelatih: Marcelo Bielsa 

Kiper: Meslier Belakang: Alioski, Cooper, Struijk, Ayling Tengah: Phillips; Harrison, Dallas, Rodrigo, Raphinha Depan: Bamford 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA