Senin 01 Feb 2021 03:49 WIB

Australia akan Libatkan Apotek untuk Vaksinasi Covid-19

Pemerintah akan meminta sekitar 5.800 apotek umum untuk vaksinasi Covid-19

Red: Nur Aini
 Profesional perawatan kesehatan menguji anggota masyarakat untuk COVID-19 di klinik pengujian drive-through Rumah Sakit St.Vincent di Bondi Beach, Sydney, Australia, 20 Desember 2020. Menurut laporan media, pantai utara Sydney diisolasi setelah cluster COVID-19 terdeteksi.
Foto: EPA-EFE/DEAN LEWINS
Profesional perawatan kesehatan menguji anggota masyarakat untuk COVID-19 di klinik pengujian drive-through Rumah Sakit St.Vincent di Bondi Beach, Sydney, Australia, 20 Desember 2020. Menurut laporan media, pantai utara Sydney diisolasi setelah cluster COVID-19 terdeteksi.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Australia pekan ini akan mengundang ribuan apotek untuk bergabung dengan peluncuran vaksin Covid-19 yang didanai pemerintah.

Pemerintah akan meminta sekitar 5.800 apotek umum untuk mengajukan program, yang akan membayar mereka untuk memberikan suntikan vaksin Covid-19, bersama dengan dokter dan petugas kesehatan rumah sakit.

Baca Juga

"Itu berarti lebih banyak titik atau tempat bagi warga Australia untuk menerima vaksin Covid-19," kata Menteri Kesehatan Greg Hunt kepada wartawan.

"Ini adalah pengobatan yang berpotensi menyelamatkan jiwa. Obat-obatan dapat bekerja dengan tingkat efektivitas yang berbeda-beda, tetapi secara keseluruhan, ini dapat meningkatkan kehidupan, memperpanjang hidup, atau menyelamatkan nyawa."

Panggilan bagi keterlibatan apotek itu datang ketika Australia mencatat hari ke-14 berturut-turut tanpa kasus lokal virus corona. Virus penyebab penyakit Covid-19 itu di Australia telah menginfeksi 29.000 orang dan menyebabkan 909 orang meninggal.

Baca juga : Jaya Suprana: Dari Cadar Hingga Kebangkitan Peradaban Masker

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement