Ahad 31 Jan 2021 21:26 WIB

Signal Kebanjiran Penggguna, Luncurkan Pembaruan

Nama Signal mendadak ramai diperbincangkan dan kebanjiran banyak pengguna.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Wahh... Signal Kebanjiran Penggguna, Luncurkan Pembaruan di iOS dan Android (Foto: SCMP/Chris Chang)
Wahh... Signal Kebanjiran Penggguna, Luncurkan Pembaruan di iOS dan Android (Foto: SCMP/Chris Chang)

Nama Signal mendadak ramai diperbincangkan belakangan ini, aplikasi perpesanan instan itu pun akhirnya kebanjiran banyak pengguna.

Demi menunjang performa aplikasi yang lebih baik, Signal pun meluncurkan pembaruan aplikasi di iOS dan Android.

Baca Juga: Bos Signal Buka Suara, Tegaskan Tak Akan Menggantikan WhatsApp Karena Beda....

Versi terbaru Signal untuk iOS (5.3.1) dan Android (5.3.7) menghadirkan sejumlah tambahan baru ke aplikasi perpesanan terenkripsi yang semakin populer ini.

Dikutip dari The Verge, Minggu (31/1/2021), pembaruan tersebut termasuk fitur-fitur utama seperti wallpapaer obrolan, stiker animasi, dan bagian "About" di profil pengguna.

Aplikasi iOS sekarang juga memiliki data yang lebih efisien, membuatnya memiliki kesamaan fitur dengan aplikasi Android.

Fitur baru ini pertama kali diumumkan pada 11 Januari lalu, dan Android Police melaporkannya diluncurkan dalam versi beta untuk Signal versI Android pekan lalu.

Dengan wallpaper obrolan, pengguna dapat memilih dari sejumlah preset yang disedakan atau memilih foto Anda sendiri, dan Anda juga dapat mengatur wallpaper untuk percakapan tertentu atau semuanya.

Sementara itu, pada aplikasi versi, juga lebih efisien dalam penggunaan data internet. Pengguna iPhone akan melihat pengaturan baru untuk menurunkan penggunaan data selama panggilan. Opsi tersebut akan secara otomatis menjeda unduhan lampiran selama panggilan.

Aplikasi perpesanan seperti Signal dan Telegram mengalami lonjakan pertumbuhan dalam beberapa pekan terakhir. Apalagi Signal direkomendasikan oleh Elon Musk.

Baik Signal maupun Telegram, keduanya mendapat manfaat dari reaksi terhadap kebijakan privasi baru Facebook yang membingungkan untuk WhatsApp.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement