Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Laporan: Polisi China Pantau Aktivitas Muslim Uighur

Ahad 31 Jan 2021 18:47 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Laporan: Polisi China Pantau Aktivitas Muslim Uighur. Pagar penjagaan di kamp penahanan, yang secara resmi disebut pusat pendidikan keterampilan di Xinjiang untuk Muslim Uighur.

Foto:
China disebut mengumpulkan jutaan pesan teks dan kontak telepon Muslim di Xinjiang.

Menurut catatan yang dilihat oleh The Intercept, polisi memutuskan mengontrol, dan memantau pria tersebut berdasarkan aktivitas religius kakak perempuan tertuanya beberapa bulan sebelumnya.

Berdasarkan catatan polisi, saudara perempuan pria itu telah mengundang pasangan Uighur lainnya untuk bergabung dengan grup diskusi agama di aplikasi perpesanan Tencent QQ. Kemudian disebutkan, pasangan lain masuk ke grup setiap hari dari pukul 07.00 hingga 23.30, dan bahwa suaminya telah berhenti merokok dan minum, dan istri mulai mengenakan pakaian sederhana.

Pasangan itu kemudian dikirim ke kamp pendidikan ulang. Sementara nasib kakak perempuan, dan suaminya tetap tidak diketahui.

Dari laporan semacam itu menambah bukti penindasan sehari-hari yang dihadapi oleh minoritas Muslim di Xinjiang. Selain itu, aktivitas keagamaan Muslim sehari-hari dipandang oleh otoritas China sebagai penanda ekstremisme.

Adapun kelompok hak asasi manusia menyatakan, setidaknya satu juta orang Uighur dan Muslim berbahasa Turki telah ditahan di kamp-kamp di Xinjiang. Orang-orang menjadi sasaran penyiksaan, sterilisasi dan indoktrinasi politik, selain kerja paksa sebagai bagian dari kampanye asimilasi di wilayah, yang penduduknya berbeda dari mayoritas China Han.

Sementara itu, China menyangkal melakukan kesalahan. Mereka berpendapat kamp-kampnya merupakan pusat pelatihan kejuruan, yang dimaksudkan untuk mengurangi daya pikat ekstremisme setelah serangan.

 

https://english.alaraby.co.uk/english/news/2021/1/30/chinese-police-database-reveals-large-scale-monitoring-of-muslim-minorities

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA