Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Laporan: Polisi China Pantau Aktivitas Muslim Uighur

Ahad 31 Jan 2021 18:47 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Laporan: Polisi China Pantau Aktivitas Muslim Uighur. Pagar penjagaan di kamp penahanan, yang secara resmi disebut pusat pendidikan keterampilan di Xinjiang untuk Muslim Uighur.

Laporan: Polisi China Pantau Aktivitas Muslim Uighur. Pagar penjagaan di kamp penahanan, yang secara resmi disebut pusat pendidikan keterampilan di Xinjiang untuk Muslim Uighur.

Foto: Reuters/Thomas Peter
China disebut mengumpulkan jutaan pesan teks dan kontak telepon Muslim di Xinjiang.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Basis data polisi China yang diperoleh The Intercept, menjelaskan lebih jauh tentang pengawasan skala besar China terhadap kelompok minoritas Muslim Uighur, dan Turki.  

Dilansir dari laman Alaraby pada Ahad (31/1), laporan tersebut, yang diterbitkan pada Jumat (29/1), mendukung temuan sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan bagaimana pihak berwenang China mengumpulkan jutaan pesan teks, kontak telepon, catatan panggilan dan data perbankan Muslim di provinsi Xinjiang barat laut negara untuk upaya kontra-ekstremisme.

Baca Juga

Basis data disebut digunakan oleh Biro Keamanan Umum Kota Urumqi dan Biro Keamanan Umum Xinjiang. Ini merinci satu kasus, di mana kelompok WeChat yang terdiri dari sekitar 200 orang Uighur, Kazakh, dan Kyrgyz disimpan oleh agen keamanan setelah menawarkan perjalanan tur ke anggotanya.

Perintah yang dikeluarkan oleh otoritas China menyatakan, banyak dari anggota kelompok itu merupakan kerabat dari orang-orang yang dipenjara. Perintah itu menambahkan, kelompok WeChat membutuhkan perhatian besar, karena intelijen mengungkapkan, ada kecenderungan kerabat dari orang-orang ekstremis untuk berkumpul.

Hal itu memerintahkan agar petugas menyelidiki dengan segera. Mencari tahu latar belakang orang-orang yang mengatur perjalanan gratis, motivasi, dan detail dari kegiatan mereka.

Akibatnya, seorang pria Uighur yang tidak ada hubungannya dengan kelompok itu ditangkap, dan diawasi. Meskipun polisi menyatakan dia berperilaku baik, dan tidak ada kecurigaan.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA