Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Harga Daging Sapi di Sumsel Berangsur Turun

Ahad 31 Jan 2021 23:26 WIB

Red: Friska Yolandha

Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, sejak beberapa hari terakhir berangsur turun dari sebelumnya mencapai Rp 130.000 per kilogram (kg). Daging sapi kini dihargai Rp 115 ribu per kg.

Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, sejak beberapa hari terakhir berangsur turun dari sebelumnya mencapai Rp 130.000 per kilogram (kg). Daging sapi kini dihargai Rp 115 ribu per kg.

Foto: Antara/Novrian Arbi
Daging sapi dihargai Rp 115 ribu per kg.

REPUBLIKA.CO.ID, BATURAJA -- Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, sejak beberapa hari terakhir berangsur turun dari sebelumnya mencapai Rp 130.000 per kilogram (kg). Daging sapi kini dihargai Rp 115 ribu per kg.

Menurut Yani, salah seorang pedagang di Pasar Atas Baturaja mengaku sekitar dua pekan lalu harga daging sapi sempat melonjak diangka Rp 130 ribu per kg atau naik dari sebelumnya kisaran Rp 105 ribu per kg. Kondisi ini membuat pedagang banyak yang memilih mogok berjualan karena sepi pembeli dan omzet yang didapat turun drastis.

"Alhamdulillah saat ini harganya berangsur turun dan pasokan daging juga saat ini mencukupi sehingga saya mulai berjualan lagi," kata Yani, Ahad (31/1).

Hal senada dikatakan Herman, pedagang lainnya. Ia menambahkan, sejak harga daging berangsur turun daya beli masyarakat saat ini kembali normal.

Rata-rata saat ini pedagang mematok harga jual daging kisaran Rp 115 ribu per kg atau turun dari sebelumnya mencapai Rp 130.000. "Penurunan harga ini diiringi dengan peningkatan penjualan daging," kata dia.

Sebelum harga turun daging yang terjual setiap harihanya sekitar 20-25 kg. Namun, kini pedagang dapat menjual lebih dari 50 kg.

Ia berharap, harga jual daging kembali normal sehingga pedagang dapat menjual dengan harga murah di pasaran untuk menambah omzet sehari-hari. "Jika harga murah otomatis daya beli masyarakat meningkat dan omzet yang kami dapat semakin banyak," harapnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA