Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Kolombia akan Mulai Vaksinasi Massal pada Februari

Ahad 31 Jan 2021 04:05 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

 Kotak yang berisi vaksin Moderna COVID-19. Kolombia berencana memvaksin 34 juta jiwa demi mencapai kekebalan kelompok. Ilustrasi.

Kotak yang berisi vaksin Moderna COVID-19. Kolombia berencana memvaksin 34 juta jiwa demi mencapai kekebalan kelompok. Ilustrasi.

Foto: AP/Paul Sancya/POOL AP
Kolombia berencana memvaksin 34 juta jiwa demi mencapai kekebalan kelompok

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOTA - Kolombia akan mulai vaksinasi Covid-19 massal pada 20 Februari 2021, kata Presiden Ivan Duque, Jumat (29/1). Pemerintah telah menyepakati perjanjian pembelian vaksin dengan Moderna Inc dan Sinovac Biotech Ltd.

Pemerintah Kolombia akan memvaksin setidaknya satu juta warga sampai akhir Maret 2021, kata Duque menambahkan. Kolombia, negara berpenduduk 50 juta jiwa, berencana memvaksin 34 juta jiwa demi mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).

Kekebalan kelompok merupakan kondisi saat sebagian besar penduduk imun terhadap virus tertentu, termasuk di antaranya SARS-CoV-2, penyebab Covid-19. Kolombia sebelumnya meneken kontrak pembelian 10 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Pfizer Inc/BioNTech SE dan AstraZeneca PLC, serta sembilan juta dosis vaksin buatan Janssen, anak perusahaan Johnson & Johnson.

Otoritas setempat juga telah mengamankan 20 juta dosis vaksin lewat skema pengadaan vaksin global, COVAX Facility. "Kami memutuskan vaksinasi massal di Kolombia akan mulai 20 Februari," kata Duque saat menyampaikan arahan sebagaimana disiarkan oleh saluran televisi nasional.

Kolombia telah melaporkan lebih dari dua juta kasus positif Covid-19 dan sekitar 53 ribu di antaranya meninggal dunia. Sejauh ini, Kolombia telah mengamankan lebih dari 35 juta dosis vaksin Covid-19 dari berbagai perusahaan farmasi, termasuk di antaranya Moderna dan Sinovac.

Menteri Kesehatan Kolombia Fernando Ruiz bulan lalu mengatakan Pfizer akan mengirim 1,7 juta dosis vaksin pada Februari. Ruiz bulan ini mengatakan Pfizer akan mengurangi jatah vaksin yang dikirim ke Kolombia via mekanisme COVAX pada pekan pertama Februari.

Duque belum menyebutkan vaksin buatan perusahaan apa yang akan digunakan untuk vaksinasi massal di Kolombia. Badan Pengawas Obat-Obatan dan Makanan Kolombia (INVIMA) baru mengeluarkan izin untuk vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA