Sabtu 30 Jan 2021 12:32 WIB

AS Kecam Kegiatan Militer Udara China di LCS

China telah lama mengarahkan militernya untuk mempertahankan diri melawan AS.

Peta klaim Laut China Selatan
Foto: wikipedia
Peta klaim Laut China Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa penerbangan militer China dalam sepekan terakhir di Laut China Selatan menunjukkan perilaku yang tidak stabil dan agresif oleh Beijing. Kendati demikian AS menilai kegiatan militer China ini tidak menimbulkan ancaman bagi armada Angkatan Laut AS di kawasan tersebut.

"Kelompok Kapal Induk Theodore Roosevelt memantau dengan cermat semua aktivitas Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) dan Angkatan Udara (PLAAF) China, dan tidak pernah menjadi ancaman bagi kapal, pesawat, atau pelaut Angkatan Laut AS," demikian pernyataan Komando Pasifik Militer AS, Jumat (29/1).

Baca Juga

Sebelumnya, Taiwan melaporkan bahwa beberapa pesawat Angkatan Udara China terbang ke sudut barat daya zona identifikasi pertahanan udaranya akhir pekan lalu, dekat Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan, termasuk jet tempur dan pembom H-6 berkemampuan nuklir.

Sumber-sumber keamanan dan diplomatik regional yang mengetahui situasi tersebut mengatakan angkatan udara China dikirim untuk misi mulai 23 Januari, bertepatan dengan kelompok kapal induk AS yang lewat di selatan Pratas.

China, yang telah lama mengarahkan militernya untuk mempertahankan diri melawan AS, melakukan latihan yang akan menyimulasikan operasi terhadap kapal induk, kata sumber tersebut.

"Mereka dengan sengaja melakukan latihan saat kapal induk AS melewati Selat Bashi," kata satu sumber, merujuk pada jalur air antara Taiwan selatan dan Filipina utara.

"Itu tidak hanya dimaksudkan untuk Taiwan. Yang terpenting, China sedang mencoba untuk mengatasi masalah Laut China Selatan, mereka ingin menghentikan militer AS memasuki Laut China Selatan. China ingin mengurangi pengaruh AS di Pasifik barat."

 

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement