Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Benarkah Uang Kertas tak Bisa Gantikan Dinar dan Dirham? 

Jumat 29 Jan 2021 21:56 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Nashih Nashrullah

Dinar dan dirham justru bukan berasal dari alat tukar Islam . Dinar dan dirham (ilustrasi).

Foto:
Dinar dan dirham justru bukan berasal dari alat tukar Islam

Ustadz Ahmad mengatakan maksud emas dan perak yang disebut-sebut dalam ayat ini disepakati para ulama bukan perhiasan, melainkan berupa koin-koin emas atau perak yang biasa disebut sebagai dinar emas dan dirham perak. Kalau tidak diputar atau dikelola dan hanya ditimbun saja, maka akan terkena zakat. Dan kalau tidak dikeluarkan zakatnya, maka diancam dengan adzab yang pedih. 

Dalam hal ini, kata Ustadz Ahmad salah satu keunikan Alquran, ketika menyebut zatnya berupa emas dan perak, namun yang dimaksud adalah fungsinya sebagai alat tukar. Banyak orang keliru mengira bahwa dinar dan dirham ini adalah nama mata uang yang dikeluarkan negera Madinah era kenabian.  

"Ini keliru besar dan tidak sesuai fakta sejarah. Sebab gambar yang tertera pada koin dinar emas itu justru gambar para raja Romawi. Sedangkan gambar pada koin dirham perak adalah gambar para raja Persia," katanya.  

Selain ayat Alquran, hadits juga ada yang menerangkan uang sebagai alat tukar yang sah. Rasulullah SAW membeli seekor kambing dengan menyerahkan uang 1 dinar emas kepada Urwah Al-Bariqi. 

Urwah RA berkata, “Rasulullah SAW memberiku uang satu dinar untuk membelikan beliau seekor kambing. Namun aku belikan untuknya dua ekor kambing. Lalu salah satunya aku jual dengan harga satu dinar. Lalu aku menghadap Rasulullah SAW dengan seekor kambing dan uang satu dinar sambil aku ceritakan kisahku. Beliau pun bersabda,"Semoga Allah memberkatimu dalam perjanjianmu". (HR Tirmizi).  

Selain itu juga ada disebutkan tentang mahar para istri Nabi SAW yang tidak melebihi 500 dirham. Aisyah berkata: Mahar Rasulullah kepada para istri beliau adalah 12 Uqiyah dan satu nasy". Aisyah berkata, "Tahukah engkau apakah nash itu?" Abdur Rahman berkata, "Tidak."  

 

Aisyah berkata,"Setengah Uuqiyah". Jadi semuanya 500 dirham. Inilah mahar Rasulullah SAW kepada para istri beliau.” (HR Muslim)  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA