Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

75 Persen Mualaf di Kuningan Belum Bisa Baca Iqra

Jumat 29 Jan 2021 18:49 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Ani Nursalikah

75 Persen Mualaf di Kuningan Belum Bisa Baca Iqra. Proses penyusunan halaman buku Iqra.

75 Persen Mualaf di Kuningan Belum Bisa Baca Iqra. Proses penyusunan halaman buku Iqra.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Minim pembinaan terhadap para mualaf setelah mereka bersyahadat.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Para mualaf di Kabupaten Kuningan hingga kini banyak yang belum bisa membaca Iqra (pembelajaran awal membaca Alquran). Kondisi itu tak lepas dari minimnya pembinaan terhadap mereka.

Ketua Yayasan Mualaf Ikhlas Madani Indonesia (Mukmin) Kabupaten Kuningan, Ade Supriadi, menyebutkan, sejak 2012 hingga sekarang, jumlah mualaf di Kabupaten Kuningan mencapai 1.068 orang.

Baca Juga

"(Dari jumlah itu), sekitar 75 persen belum bisa baca Iqra," ujar Ade kepada Republika.co.id, Jumat (29/1).

Ade mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Dia menilai, hal itu terjadi akibat minimnya pembinaan terhadap mualaf setelah mereka bersyahadat.

Untuk itu, Yayasan Mukmin yang awalnya berupa Perkumpulan Persaudaraan Mualaf Kuningan, mulai bergerak sejak Maret 2020. Mereka memberikan pembelajaran membaca Iqra sekaligus pembinaan akidah, ibadah, fikih dan ilmu keagamaan lainnya kepada mualaf.

Ade menyebutkan, para mualaf itu tersebar di 12 lokasi di Kabupaten Kuningan, yakni, Cigugur, Cipari, Cisantana, Sukamulya, Talahab, Cibunut, Tagog, Tugumulya, Kutawaringin, Gunung Aci, Tangkolo, dan Kuningan Kota. Namun, dari 12 titik lokasi keberadaan para mualaf itu, Ade mengaku baru bisa melakukan pembinaan terhadap mualaf di lima titik.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA