Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Tingkatkan Testing dan Tracing, DKI Luncurkan 3 Mobil Lab

Jumat 29 Jan 2021 14:42 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Agus Yulianto

Pemprov DKI bekerja sama dengan Human Initiative yang menggandeng Nama Foundation dan Ai Labs untuk membuat trobosan berupa Mobile Laboratorium Polymerase Chain Reaction Test (PCR) Covid-19 dengan Biosafety Level (BSL) 2.

Pemprov DKI bekerja sama dengan Human Initiative yang menggandeng Nama Foundation dan Ai Labs untuk membuat trobosan berupa Mobile Laboratorium Polymerase Chain Reaction Test (PCR) Covid-19 dengan Biosafety Level (BSL) 2.

Foto: Istimewa
Mobile Lab PCR Test Covid 19 BSL 2 ini merupakan laboratorium kesehatan bergerak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah kapasitas testing dan tracing. Salah satunya bekerja sama dengan Human Initiative yang menggandeng Nama Foundation dan Ai Labs untuk membuat trobosan berupa Mobile Laboratorium Polymerase Chain Reaction Test (PCR) Covid-19 dengan Biosafety Level (BSL) 2.

“Kita bersyukur siang ini kita menyaksikan penyerahan tiga Mobile Labs yang nantinya akan dimanfaatkan dalam ikhtiar kita memotong rantai penyebaran Covid-19,”  kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangan tertulis resminya, Kamis (28/1).

Anies menjelaskan, program mobile labs ini sudah berlangsung sejak kick off pada Juni 2020 lalu. Menurutnya, kerja keras untuk mewujudkan tiga unit Mobile Labs ini telah konsisten dijalankan dengan sangat baik. 

Dia pun mengapresiasi pihak-pihak yang terlibat dalam launching Mobile Lab PCR Test tersebut. “Prosesnya memang panjang, saya berkali-kali menyampaikan ketika apa yang kita dapatkan hari ini sebenarnya merupakan ikhtiar yang dilakukan jauh-jauh hari dengan proses yang panjang," tutur Anies. 

"Jadi izinkan saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para agregator, Human Initiative, Nama Foundation, Ai Labs yang secara berbulan-bulan mengerjakan ini secara senyap dan tuntas,” katanya lagi.

Dia mengungkapkan, keputusan untuk membuat Mobile Lab dinilai tepat, karena Jakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas testing dan tracing secara efektif dan efisien. Tujuannya untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Keputusan untuk memilih membuat mobile labs ini sangat tepat. Kenapa, karena kita ingin memotong rantai penularan Covid-19 dengan mengetahui siapa yang tertular dan siapa yang tidak, yang kita test adalah orang yang memiliki riwayat kontak atau bergejala dan ketika kita melakukannnya kita perlu kapasitas tes yang tinggi,” jelasnya.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA