Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

Masyarakat Harus Waspadai Sindikat Pengganjal Kartu ATM

Jumat 29 Jan 2021 10:20 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Muhammad Subarkah

Petugas kesehatan mendata logistik untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Aula Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Kota Bandung, Selasa (12/1). Sebanyak 6.552 apd vaksinasi Covid-19, 38.328 ADS 0,5 ML, 413 safety box, 193 alcohol swab, 160 rompi tim vaksinasi Covid-19, 12.583 kartu vaksinasi Covid-19, 81 buku petunjuk teknis PVC dan 25.000 VTM dan swab dacron citodia siap didistribusikan ke 191 fasilitas kesehatan di Kota Bandung untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama pada 14 Januari mendatang. Foto: Abdan Syakura/Republika

Petugas kesehatan mendata logistik untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Aula Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Kota Bandung, Selasa (12/1). Sebanyak 6.552 apd vaksinasi Covid-19, 38.328 ADS 0,5 ML, 413 safety box, 193 alcohol swab, 160 rompi tim vaksinasi Covid-19, 12.583 kartu vaksinasi Covid-19, 81 buku petunjuk teknis PVC dan 25.000 VTM dan swab dacron citodia siap didistribusikan ke 191 fasilitas kesehatan di Kota Bandung untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama pada 14 Januari mendatang. Foto: Abdan Syakura/Republika

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
waspadai sindikat pengganjal ATM

IHRAM.CO.ID, -- JAKARTA -- Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melakukan transaksi di mesin ATM. Terutama menjaga kerahasian nomor PIN dan tidak lengah dan panik saat kartu ATM bermasalah atau terganjal. 

Menurut Yusri, sebab tidak menutup kemungkinan sindikat pengganjal mesin ATM sedang beraksi.

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA