Jumat 29 Jan 2021 10:30 WIB

Mesir Datangkan 5.000 Manuskrip, Potongan Papirus dari AS

5.000 manuskrip papirus didatangkan dari AS ke Mesir.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Mesir Datangkan 5.000 Manuskrip, Potongan Papirus dari AS
Foto: Egypt Today
Mesir Datangkan 5.000 Manuskrip, Potongan Papirus dari AS

IHRAM.CO.ID, KAIRO -- Sekelompok besar artefak Mesir yang dimiliki Museum Alkitab di Washington, AS, tiba di Bandara Internasional Kairo, Kamis (27/1). Kedatangan artefak ini sebagai hasil dari upaya yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Mesir dan otoritas Amerika yang bersangkutan.

Pengawas Umum Departemen Pemulihan Purbakala Shaaban, Abdel Gawad, menyatakan Kementerian Pariwisata dan Purbakala berhasil mengambil kembali barang-barang itu setelah kerja keras yang dimulai pada tahun 2016. Bekerja sama dengan pihak berwenang Amerika yang bersangkutan, Mesir menuntut pemulangan barang-barang yang diselundupkan keluar dari Mesir secara ilegal.

Baca Juga

Negosiasi antara pejabat Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir serta pejabat Museum Kitab Suci dilanjutkan selama dua tahun, berkoordinasi dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS. Negosiasi tersebut diakhiri dengan kesepakatan museum akan mengembalikan semua artefak Mesir yang dimilikinya kepada Pemerintah Mesir.

Dilansir di Egypt Today, Jumat (29/1), Shaaban Abdel-Gawad menunjukkan koleksi yang dikembalikan mencakup hampir 5.000 manuskrip dan potongan papirus, teks dalam bahasa Koptik yang tertulis di atasnya, ditambah skrip hieratik dan demotik serta teks Yunani.

Ada juga manuskrip doa agama Kristen yang ditulis dalam bahasa Arab dan Koptik secara bersamaan atau hanya dalam bahasa Arab.

Di luar itu, ada juga sejumlah topeng penguburan dari karton, bagian dari peti mati, kepala patung batu dan sekelompok potret jenazah. Potongan-potongan itu akan ditempatkan di Museum Koptik di Mesir.

Kepala pusat administrasi Pusat Pendaftaran Barang Purbakala, Hisham al-Laithi, membenarkan benda-benda yang dipulangkan tidak secara resmi disimpan di museum atau toko arkeologi Dewan Purbakala Tertinggi. Mereka diselundupkan sebagai akibat dari penggalian ilegal.

Duta Besar AS di Kairo, Jonathan Cohen, mengungkapkan kebahagiaan Amerika Serikat dalam kontribusi mengembalikan artefak ini ke Mesir.

“Amerika Serikat dengan senang hati mengembalikan artefak ini ke Mesir sebagai bagian dari kerja sama antara kedua negara di  bidang perlindungan warisan budaya Mesir yang kaya. Kami berharap dapat melanjutkan kerja sama ini di masa mendatang," kata dia.  

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement