Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Legislator: Sektor Pendidikan Harus Jadi Visi Misi Negara

Kamis 28 Jan 2021 20:25 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Ilham Tirta

Pendidikan berkelanjutan (ilustrasi).

Pendidikan berkelanjutan (ilustrasi).

Foto: Antara/Ahmad Subaidi
Peta jalan pendidikan diharapkan tak berubah setiap pergantian pemimpin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mengatakan, sektor pendidikan harus menjadi visi misi negara. Dengan demikian, meskipun kepemimpinan berganti, visi misi pendidikan Indonesia bisa tetap fokus pada satu tujuan yang sama.

Ia mendorong pemerintah bersama lembaga legislatif memajukan pendidikan nasional lewat penyusunan Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Diharapkan, konsep regulasi pendidikan ini bisa memajukan anak bangsa di masa mendatang.

"Dunia pendidikan harus diletakkan sebagai visi negara. Jadi tidak pada lebel visi pemerintah. Karena bayangan kami, ketika peta jalan pendidikan ini menjadi visi negara, artinya ganti rezim siapapun, peta jalan ini akan tetap menjadi kebijakan yang harus terus dilaksanakan," kata Huda, dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Peta Jalan Pendidikan, secara virtual, Kamis (28/1).  

Ia mengatakan, peta jalan yang merupakan induk atau platform bagi transformasi pendidikan di masa depan perlu digodok bersama antara pemerintah dan legislatif. Dalam rapat kali ini, tema yang dibahas mengenai sektor Pendidikan Dasar Menengah dan Agama serta Pendidikan Pancasila dan Karakter.

Huda juga berpendapat, pendidikan karakter harus berbasis pada akar kebudayaan Bangsa Indonesia. Menurutnya, tanpa basis tersebut, pendidikan tidak akan bisa dibentuk sesuai dengan kebutuhannya.

"Penggalian terkait khasanah dan tradisi sangat penting untuk menciptakan pelajar Pancasila dalam rangka pendidikan karakter di masa yang akan datang," kata dia lagi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA