Kamis 28 Jan 2021 16:30 WIB

Kasus Baru Covid 19 di Banyumas Turun, Kasus Meninggal Belum

Jumlah temuan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Banyumas cenderung menurun.

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Yudha Manggala P Putra
Tabung cairan hasil tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (18/11). Dewan Pers bekerjasama dengan FIF Group dan Djarum Foundation kembali menggelar tes usap untuk 100 pekerja media secara gratis dalam rangka mngantisipasi paparan virus covid-19 dikalangan wartawan. Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai
Tabung cairan hasil tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (18/11). Dewan Pers bekerjasama dengan FIF Group dan Djarum Foundation kembali menggelar tes usap untuk 100 pekerja media secara gratis dalam rangka mngantisipasi paparan virus covid-19 dikalangan wartawan. Republika/Thoudy Badai

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Jumlah temuan kasus baru Covid 19 di Kabupaten Banyumas pada Januari 2021, cenderung menurun dibanding Desember 2021. ''Penurunannya cukup signifikan, mencapai sekitar 1.000 kasus,'' jelas  Bupati Banyumas Achmad Husein, Kamis (28/1).

Namun dia menyebutkan, untuk angka kematiannya, masih cenderung stabil. Kalau pun jumlahnya turun, namun tidak signifikan. ''Kondisi ini, tetap tidak baik. Stabil, tapi tidak baik,'' katanya.

Dari data yang dia terima dari Dinas Kesehatan, Husein menyebutkan, jumlah temuan kasus Covid 19 baru di Banyumas pada Desember 2020, tercatat sebanyak 2.750 kasus. Sedangkan pada Januari 2021, turun menjadi 1.798 kasus baru.

Sedangkan untuk angka kematian akibat Covid 10, pada Desember 2020 tercatat sebanyak 131 kasus, sedangkan pada Januari hingga tanggal 27 Januari, tercatat sebanyak 127 kasus. Dengan jumlah kematian ini, maka dibandingkan jumlah kasus baru, presentasenya justru mengalami peningkatan.

Berdasarkan angka tersebut, Husein mengakui angka kematian akibat Covid 19 di Banyumas, memang masih di atas rata-rata nasional.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto, sebelumnya menyebutkan angka kematian akibat Covid 19 di wilayahnya, memang masih relatif tinggi. Menurutnya, angka kematian kasus mencapai 5,23 persen, atau lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement