Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Benarkah Minum Kopi Bisa Perpanjang Harapan Hidup?

Kamis 28 Jan 2021 14:40 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti

(Foto: ilustrasi kopi)

(Foto: ilustrasi kopi)

Foto: Needpix
Kafein dalam kopi dinilai turut berperan dalam memberi manfaat kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada kabar gembira bagi para penggemar kopi. Studi terbaru mengungkapkan kebiasaan minum kopi dapat memperpanjang harapan hidup. Akan tetapi, kopi seperti apa yang dimaksud?

Minuman kopi yang dimaksud dalam studi terbaru ini adalah espreso. Menurut studi dalam The Journal of Nutrition, konsumsi espreso dalam moderasi, yakni tiga hingga empat cangkir per hari dapat memperpanjang harapan hidup dan menurunkan risiko penyait kardiovaskular.

Studi ini melibatkan lebih dari 20 ribu partisipan dengan rentang waktu selama delapan tahun. Sebelum studi dimulai, tak ada satu pun partisipan yang mengidap kanker atau penyakit kardiovaskular.

Selama studi berlangsung, asupan kopi para partisipan diukur dengan menggunakan gelas berukuran 30 mililiter. Ini merupakan gelas ukur standar untuk espreso Italia.

Dari studi ini, tim peneliti menemukan bahwa kebiasaan minum espreso tiga hingga empat gelas per hari berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular pada partisipan yang memiliki kebiasaan ini juga terlihat lebih rendah.

Peneliti meyakini bahwa efek espreso terhadap harapan hidup dan risiko penyakit jantung berkaitan dengan senyawa bernama NTproBNP. Selain itu, kafein dalam kopi juga dinilai turut berperan dalam memberi manfaat kesehatan.

Sebuah studi dalam jurnal PLOS Biology mengungkapkan bahwa konsumsi yang ideal untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari kopi adalah empat shot atau sloki espreso.

Di sisi lain, studi dalam jurnal JAMA Internal Medicine juga menemukan bahwa kopi tanpa kafein juga dapat memberikan manfaat kesehatan. Selain dampak terhadap harapan hidup dan risiko penyakit jantung, beragam studi telah menemukan adanya dampak konsumsi kopi terhadap penurunan risiko beberapa penyakit lain. Beberapa di antaranya adalah penurunan risiko penyakit kronis, kanker, sirosis, dan depresi.

Meski memiliki manfaat kesehatan, konsumsi kopi yang berlebih juga dapat memunculkan masalah bagi kesehatan. Akan tetapi, batas minum kopi yang berlebih masih menjadi perdebatan.

Menurut studi pada 2019 yang dilakukan University of South Australia, minum enam cangkir kopi atau lebih per hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung sampai 22 persen. Sedangkan, studi dalam jurnal JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa orang yang terbiasa minum kopi delapan gelas per hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah daripada non peminum kopi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA