Kamis 28 Jan 2021 08:52 WIB

BWA dan ISN Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir Kalsel

Hari pertama, bantuan disalurkan ke Desa Tanipah, Kecamatan Mandastana.

BWA bersinergi dengan Islam Selamatkan Negeri (ISN) menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Foto: Dok BWA
BWA bersinergi dengan Islam Selamatkan Negeri (ISN) menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel).

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN – Badan Wakaf Alquran (BWA) yang merupakan lembaga wakaf dan kemanusiaan bersinergi dengan ISN (Islam Selamatkan Negeri) dalam mengantarkan dan menyalurkan bantuan untuk saudara saudara korban banjir di Kalimantan Selatan.

Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung mulai Rabu (27/1)  sampai beberapa ke depan berpusat di posko induk relawan ISN , Desa Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Tim relawan BWA dan ISN menyiapkan 70 paket sembako dari donatur BWA untuk didistribusikan ke Desa Tanipah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Tengah. “Bantuan yang masuk ke desa tersebut masih minim dikarenakan bantuan yang masih terpusat di Kota Banjarmasin dan lokasi memang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat,” kata Novi Wahyudi, program executive BWA melalui rilis yang diterima Republika.co.id.

Ia mengemukakan, dalam dua jam perjalanan menuju lokasi, terlihat kondisi pusat kota Banjarmasin yang berangsur pulih. Tak seperti minggu yang lalu, yang sempat lumpuh karena banjir.  

photo
Tim relawan BWA dan ISN menyiapkan 70 paket sembako dari donatur BWA untuk didistribusikan ke Desa Tanipah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala.  (Foto: Dok BWA)

Namun, ia menambahkan, curah hujan yang cukup tinggi membuat beberapa ruas jalan menuju Desa Tanipah kembali tergenang. Parahnya genagan air bisa mencapai lutut orang dewasa, tak sedikit juga kendaraan roda dua yang mengalami kerusakan mesin karena terendam air.

“Ketinggian air hampir menutupi lampu mobil sehingga mobil pick up yang kami bawa hanya bisa masuk sampai tepi sungai di Desa Tanipah, tepatnya di depan Masjid Darul Aman, Desa Bangkit Baru. Hal itu karena akses jalan  teputus oleh luapan sungai dan perjalanan mengantarkan bantuan sembako harus dilanjutkan dengan menggunakan sampan dan perahu karet,” ujarnya.

Alhamdulillah setelah melalui perjalanan yang tidak mudah dan menantang, akhirnya tim relawan BWA dan ISN berhasil mencapai lokasi menjelang Maghrib dan lansung membagikan bantuan sembako ke warga Desa Tanipah.

Saat ini, kata dia,  sebagian besar warga desa masih bertahan di rumah dan kondisi banjir di lokasi Desa Tanipah sudah mulai surut. Hanya saja,  mengingat curah hujan masih tinggi, tentu membuat warga desa khawatir akan adanya banjir kembali.

“Mari kita doakan saudara saudara kita yang saat ini tertimpa musibah agar segera diberikan solusi dalam menghadapi musibah ini. Kita doakan juga para relawan kemanusiaan diberikan kesehatan, kekuatan dan kerendahan hati dalam mengawal bantuan ke lokasi bencana dan memastikan sampai ke penerima manfaat,” kata Wahyu, panggilan akrabnya.

Atas nama BWA, Wahyu mengucapkan terima kasih kepada para donator. “Alhamdulillah bantuan logistik sudah kami sampaikan dan diterima oleh para korban banjir hari ini.  Semoga donasi dari donatur yang diamanahkan melalui BWA diganti oleh Allah dengan pahala yang melimpah, aamiin,” tutup Wahyu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement