Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

RSUI Lakukan Pembedahan Operasi Varikokel dengan Mikroskop

Kamis 28 Jan 2021 06:54 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) di Kota Depok.

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) di Kota Depok.

Foto: Dok UI
Masalah pada testis ini bisa terbentuk sejak umur 15 sampai 25 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dapat melakukan pembedahan operasi varikokel atau mikroligasi varikokel bilateral dengan teknologi canggih, yaitu dengan bantuan alat mikroskop bernama Zeiss OPMI Pentero 900.

Dr Widi Atmoko, Sp.U(K) dan dr Dyandra Parikesit, BMedSc, Sp.U merupakan dokter spesialis urologi yang pertama melakukan operasi mikroligasi varikokel bilateral di RSUI, berhasil melakukan tindakan operasi mikroligasi varikokel bilateral pertama pada pasien laki-laki berusia 28 tahun.

"Tindakan operasi varikokel (mikroligasi varikokel bilateral) yang kami lakukan di RSUI sudah menggunakan alat mikroskop untuk mengikat pembuluh darah sekitar saluran sperma sehingga angka keberhasilan jauh lebih baik (akurat) dibanding tanpa menggunakan alat mikroskop. Selain itu, keunggulannya luka operasi juga sangat kecil," ujar Widi Atmoko dalam keterangannya, Rabu (27/1).

Dengan bantuan alat mikroskop, tindakan operasi juga berlangsung dengan cukup cepat, yakni sekitar satu hingga dua jam. Sehingga dengan teknologi tersebut, penderita varikokel tidak perlu khawatir dengan tingkat keberhasilannya.

"Tindakan operasi ini cukup cepat dan pasien hanya memerlukan rawat inap 1 hari pasca operasi atau dapat dilakukan sebagai tindakan one day care, bedah sehari tanpa rawat inap di RS. Selain itu, nyeri yang ditimbulkan juga sangat minimal, kata Dyandra.

Meski proses penyembuhan tidak memerlukan waktu yang lama, pasien perlu menghindari kegiatan berat selama 10-14 hari. Selain itu, pemeriksaan lanjutan kepada dokter spesialis urologi juga tetap dilakukan, terutama pada pengidap varikokel yang disertai kemandulan.

Estimasi biaya pengobatan varikokel di RSUI beragam, tergantung pada upaya pengobatannya. Bagi masyarakat yang ingin menggunakan jaminan pemerintah. RSUI kini telah melayani pasien rujukan dengan jaminan BPJS Kesehatan. Dalam hal ini, penerimaan pasien sesuai dengan sistem rujukan berjenjang berdasarkan ketentuan dari BPJS Kesehatan.

Varikokel merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan membesarnya pembuluh darah vena (mirip varises) disekitar saluran sperma pada skrotum di dalam kantong testis (buah zakar). Varikokel umumnya dialami oleh laki-laki dewasa sekitar 15 persen dan remaja laki-laki sekitar 20 persen.

Pada sebagian penderita, kondisi tersebut tidak menimbulkan gejala sehingga tidak perlu dilakukan pembedahan (operasi). Namun pada kasus tertentu, pembedahan tetap perlu dilakukan pada penderita varikokel yang mengalami nyeri pada skrotum, terganggunya kadar hormon, ukuran testis yang mengecil pada pemeriksaan berkala dan gangguan kesuburan.

Masalah pada testis ini bisa terbentuk sejak umur 15 sampai 25 tahun. Dalam kebanyakan kasus, lebih sering terjadi pada testis sebelah kiri. Meski seringkali tak menimbulkan gejala dan tak berakibat fatal, namun varikokel bisa membuat testis mengecil sehingga dapat menganggu kesuburan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA