Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Mengapa Erdogan Gemar Ziarahi Makam Sahabat Nabi di Turki?  

Kamis 28 Jan 2021 05:59 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan gemar ziarah ke makam sahabat Nabi SAW Abu Ayub Al-Anshari di Turki

Foto:
Erdogan gemar ziarah ke makam sahabat Nabi SAW Abu Ayub Al-Anshari di Turki.

Ini pula yang memberi mereka semangat dalam pertempuran dan tentara Turki Utsmani saat itu menganggap Abu Ayyub sebagai contoh.

Lalu, selama pengepungan kota pada 1453 di bawah kepemimpinan Muhammad al-Fatih, Syekh Aq Shams al-Din, guru dan pendidik Muhammad al-Fatih yang dianggap  Turki sebagai penakluk moral Konstantinopel menemukan makam Abu Ayyub Al-Ansari yang selama ini dianggap hilang tidak diketahui keberadaannya. 

Sebelum tentara Ottoman berkumpul untuk mengepung Istanbul, Syekh Aq Shams mengaku didatangi Abu Ayyub lewat mimpi dan memberitahu lokasi makamnya di tembok Konstantinopel. 

Karena itu pula, tugas pertama Sultan Ottoman Muhammad al-Fatih adalah menemukan makam Abu Ayyub ketika dia menaklukkan Istanbul. Hingga kemudian makam itu ditemukan. Di sebelahnya tertulis "Makam Abu Ayyub al-Ansari". 

Setelah itu, dibangunlah Masjid Eyup Sultan. Ini masjid pertama yang dibangun di Istanbul pada tahun 1458. Pembangunannya dilakukan lima tahun setelah penaklukan kota tersebut di dekat makam Abu Ayyub.

Memang, Abu Ayyub Al-Ansari memperoleh posisi yang bagus dalam kultur Ottoman. Pada hari mereka naik takhta Kesultanan, para sultan Ottoman biasa mengadakan upacara keagamaan besar di Masjid Abu Ayyub, di mana Sultan memakai pedang yang melambangkan otoritas yang dipercayakan kepadanya. 

Misalnya, pada saat upacara pedang tahun 1876 yang digelar dengan sangat megah. Orang-orang berbaris dalam jumlah besar dari daerah "Besiktas" yang menghadap Pantai Bosphorus ke Masjid Sultan Eyup di Tanduk Emas yang bercabang dari Selat Bosphorus, kemudian mengunjungi makam Abu Ayyub.  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA