Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

1.135 Pasien Covid-19 di Bangka Sembuh

Kamis 28 Jan 2021 02:50 WIB

Red: Hiru Muhammad

Pasien terkonfirmasi COVID-19 menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Bangka Tengah di Wisma Karantina, Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (9/12/2020). Sebanyak 11 pasien terkonfirmasi COVID-19 memberikan hak pilihnya dalam Pilkada Bangka Tengah.

Pasien terkonfirmasi COVID-19 menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Bangka Tengah di Wisma Karantina, Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (9/12/2020). Sebanyak 11 pasien terkonfirmasi COVID-19 memberikan hak pilihnya dalam Pilkada Bangka Tengah.

Foto: ANTARA/Anindira Kintara
Pasien yang sembuh sudah termasuk dengan 27 orang yang dinyatakan sembuh hari ini

REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAILIAT--Sebanyak 1.135 orang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka, Provisi Kepulauan Bangka Belitung sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis setelah menjalani perawatan kesehatan intensif.

"Alhamdulillah, jumlah pasien Covid-19 sudah mencapai 1.135 orang sembuh dari total 1.203 kasus, dengan 15 orang meninggal dunia serta 53 orang masih menjalani proses isolasi dan karantina," kata juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Rabu (27/1).

Dikatakan, pasien yang sembuh tersebut sudah termasuk dengan 27 orang yang dinyatakan sembuh pada hari ini oleh tim medis termasuk pula penambahan puluhan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurutnya, terdapat satu bayi usia lima hari diketahui positif Covid-19 yang saat ini dirawat di rumah sakit provinsi Bangka Belitung. Bayi tersebut terinfeksi dari orang tuannya yang sebelumnya terpapar positif Covid-19 dan melarikan diri dari rumah sakit itu. "Kita berharap pasien yang masih menjalani proses isolasi dan karantina tersebut segera sembuh serta angka penambahan kasus dapat ditekan seminimal mungkin," katanya.

Pihaknya mendata, masih terdapat 251 orang menunggu hasil uji usap atau "polymerase chain reaction" (PCR) dari laboratorium provinsi serta sebanyak 3.353 orang diketahui kontak erat dengan pasien Covid-19 dan suspek sebanyak 990 orang. "Dinas kesehatan memaksimalkan pencegahan penyebaran virus Corona dengan melakukan tes swab sebanyak 5.000 lebih, 38 ribu tes cepat dan tes antigen 2.100," jelasnya.

Baca juga : Virus Nipah Muncul di China, Berpotensi Jadi Pandemi Besar?

 

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA