Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Soal Wacanakan Karantina Wilayah, Epidemiolog: Tak Jelas...

Rabu 27 Jan 2021 20:28 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati / Red: Agus Yulianto

dr Pandu Riono

dr Pandu Riono

Foto: Tangkapan layar TVOne.
Pemerintah senang membuat nama baru terkait pembatasan aktivitas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menyiapkan langkah karantina wilayah secara terbatas guna menekan penularan Covid-19, yang jumlah kasusnya sudah lebih dari 1 juta per Selasa (26/1). Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono menilai, wacana pemerintah tidak jelas.

"Saya tidak tahu maksud karantina wilayah terbatas itu apa?disebut terbatas itu dimana? Wilayah mana yang akan dikarantina? Apa bedanya dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)? Tujuannya apa? Bagaimana prosedurnya?" katanya saat dihubungi Republika, Rabu (27/1).

Sebab, kata dia, karantina wilayah jika merujuk undang-undang (UU) Karantina adalah lockdown total. Artinya, pemerintah yang menanggung kehidupan hingga makanan masyarakatnya. 

Dia mencontohkan, wilayah yang menerapkan karantina wilayah seperti di Wuhan, China yang benar-benar menutup kotanya beberapa waktu lalu. Namun, jika maksud karantina wilayah terbatas adalah jika ada warga yang positif Covid-19 dikarantina dan diisolasi, tempat itu kini telah tersedia dan tersebar di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, hotel, bahkan wisma haji.

"Lalu apa yang baru? Makanya, saya tidak mengerti apa maksud pemerintah akan melakukan karantina wilayah terbatas itu apa, harus jelas dulu. Semua harus punya perencanaan dan tertata, ada target dan tujuannya," katanya.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA