Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Sunday, 23 Rajab 1442 / 07 March 2021

Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lambat, Ini Kata Kemenkes

Rabu 27 Jan 2021 18:24 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Ratna Puspita

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kemenkes Siti Nadia Tarmizi

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kemenkes Siti Nadia Tarmizi

Foto: Dok Kemenkes
Periode vaksinasi tenaga kesehatan masih lama dan pemerintah lakukan akselerasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 sebanyak 308.003 per Rabu (27/1) sedangkan tenaga medis yang ditargetkan mendapatkan imunisasi sekitar 400 ribu pada bulan ini. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) beralasan periode vaksinasi tenaga kesehatan masih lama dan pemerintah telah melakukan upaya akselerasi.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, mengatakan akselerasi yang dilakukan, yakni membuka pos vaksinasi yang lebih luas di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau di Poltekes. "Terobosan itu yang kami lakukan saat ini," ujar dia saat dihubungi Republika, Rabu (27/1).

Ia menambahkan, tenaga kesehatan juga bisa langsung mendapatkan imunisasi tanpa harus mendaftarkan diri atau registrasi ulang di aplikasi Peduli Lindungi maupun aplikasi pesan instan whatsapp. Dengan demikian, para nakes tidak lagi mengalami gangguan sistem pendaftaran ulang karena bisa langsung ke fasilitas kesehatan dan cukup membawa kartu identitas. 

Baca Juga

Namun, dia menambahkan jika nakes tidak terdaftar dalam aplikasi Primary Care (P-Care) untuk pelayanan vaksinasi Covid-19 maka dia harus memastikan terdaftar. Tenaga kesehatan tersebut diminta ke Dinas Kesehatan (dinkes).

"(Pendaftaran) ini bisa dilakukan di dinas kesehatan (dinkes) dan instansi itu yang melakukan verifikasi," ujar perempuan yang juga menjabat sebagai juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes ini. 

Ia juga menjelaskan Kemenkes menargetkan bisa melakukan vaksinasi sekitar 400 ribu nakes hingga Januari, kemudian bertambah 1 juta selama Februari 2021. "Sehingga, targetnya seluruh nakes sekitar 1,48 juta ini sudah divaksinasi hingga per akhir Februari 2021," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA