Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Vaksinasi Tahap Pertama di Kota Yogyakarta Baru 38 Persen

Rabu 27 Jan 2021 16:55 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yudha Manggala P Putra

Tenaga kesehatan menunjukan ampul vaksin Covid-19 sebelum vaksinasi di Puskesmas Ngemplak II di Sleman, Yogyakarta, Kamis (14/1). DIY memulai vaksinasi Covid-19 secara serentak tahap pertama. Dan kali ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan menunjukan ampul vaksin Covid-19 sebelum vaksinasi di Puskesmas Ngemplak II di Sleman, Yogyakarta, Kamis (14/1). DIY memulai vaksinasi Covid-19 secara serentak tahap pertama. Dan kali ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Tahap satu vaksinasi Yogya diprioritaskan bagi SDM kesehatan, jumlahnya 8.367 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kota Yogyakarta masih terus berjalan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogya, Emma Rahmi Aryani mengatakan, pelaksanaan vaksinasi baru berjalan 38 persen berdasarkan data per 26 Januari 2021.

Tahap satu vaksinasi ini diprioritaskan bagi SDM kesehatan dengan jumlah 8.367 orang yang sudah melakukan registrasi. Emma menjelaskan, dari jumlah tersebut sudah 3.207 orang divaksin. "Hingga saat ini vaksinasi di Kota Yogya mencapai 37,7 (38) persen," kata Emma di Yogyakarta, Selasa (26/1).

Pihaknya telah menerima vaksin Sinovac tahap pertama termin satu sebanyak 9.800 dosis vaksin pada pertengahan Januari lalu. Namun, pihaknya kembali menerima tambahan vaksin tahap pertama termin dua pada 26 Januari kemarin dengan jumlah yang sama. "10 persen di antaranya (dari 9.800 dosis) akan disimpan di (Dinkes) DIY," ujarnya.

Tambahan vaksin ini akan digunakan untuk penyuntikan kedua. Sebab, vaksinasi Covid-19 ini harus dilakukan sebanyak dua kali agar bekerja maksimal.

"Untuk tahap (pertama di termin kedua) ini merupakan dosis yang kedua, agar bekerja maksimal. Diharapkan nantinya akan menambah kekebalan tubuh kita, sehingga dapat terbentuk dengan sempurna," jelasnya.

Rencananya, suntikan kedua ini akan dilakukan pada 28 Januari besok. Diharapkan, vaksinasi tahap pertama baik itu termin pertama maupun kedua dapat diselesaikan pada akhir Januari 2021.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA