Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

IOC Ingin Periksa Kekhawatiran Publik Jepang Soal Olimpiade

Rabu 27 Jan 2021 16:22 WIB

Red: Agung Sasongko

 Papan iklan Olimpiade Tokyo digantung di luar gedung Kantor Pemerintah Metropolitan Tokyo di Tokyo, Jepang, 27 Januari 2021. Komite Olimpiade Internasional akan mengadakan pertemuan Dewan Eksekutif mengenai Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan ulang untuk dibuka pada 23 Juli 2021.

Papan iklan Olimpiade Tokyo digantung di luar gedung Kantor Pemerintah Metropolitan Tokyo di Tokyo, Jepang, 27 Januari 2021. Komite Olimpiade Internasional akan mengadakan pertemuan Dewan Eksekutif mengenai Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan ulang untuk dibuka pada 23 Juli 2021.

Foto: EPA-EFE/FRANCK ROBICHON
Jajak pendapat di Jepang terungkap 88 persen responden menentang olimpiade.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Senior Komite Olimpiade Internasional (IOC) Dick Pound berkeinginan memeriksa alasan di balik kekhawatiran publik Jepang yang mencuat dalam sebuah jajak pendapat. Pada jajak pendapat tersebut terungkap 88 persen responden menentang pelaksanaan Olimpiade Tokyo.

Saat sebagian besar Jepang berada dalam keadaan darurat karena gelombang ketiga infeksi COVID-19, penyelenggara dan pemerintah telah berjanji untuk terus maju dengan persiapan untuk Olimpiade yang ditunda, yang akan berlangsung dari 23 Juli hingga 8 Agustus.

"Saya tahu ada orang-orang di Jepang yang mempertanyakan penyelenggaraan acara tersebut. Namun saya ingin meneliti alasan mereka dan menanggapinya. Apakah mereka khawatir tentang banyak atlet dan orang lain dari luar negeri yang menyebarkan virus corona, apakah menentang karena biaya, atau mungkin ada orang yang tidak menyukai Olimpiade," tutur Pound, seperti dilansir Reuters, Rabu (27/1).

Baca Juga

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA