Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Surabaya Targetkan Vaksinasi Nakes Rampung Akhir Januari

Selasa 26 Jan 2021 20:15 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yudha Manggala P Putra

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac ke tenaga kesehatan,  di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/1/2021). Vaksinasi kepada para tenaga kesehatan tersebut sebagai upaya penanggulangan pandemi COVID-19.

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac ke tenaga kesehatan, di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/1/2021). Vaksinasi kepada para tenaga kesehatan tersebut sebagai upaya penanggulangan pandemi COVID-19.

Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Dinkes Surabaya menargetkan vaksinasi SDM kesehatan selesai akhir Januari ini.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya berusaha mempercepat vaksinasi Covid-19 bagi SDM kesehatan. Pemerintah menargetkan proses ini selesai pada 29 Januari 2021.

"Terutama pelaksanaan suntik vaksin di tingkat rumah sakit," ucap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita.

Setiap Fasyankes di Surabaya yang berjumlah 111 titik akan menerima vaksin Sinovac. Saat ini vaksin yang berasal dari Cina tersebut disimpan di UPTD Gudang Farmasi, Dinkes Surabaya.

Untuk mekanismenya, distribusi vaksin disesuaikan dengan data sasaran penerima. Apabila sudah memenuhi kriteria, maka vaksin akan langsung terdistribusikan ke masing-masing Fasyankes. Hal ini terutama Fasyankes yang telah ditetapkan sebagai pos pelayanan vaksinasi Covid-19.
 
Saat ini vaksinasi di Kota Pahlawan sudah tidak menggunakan SMS blast. Setelah calon penerima vaksin mendapatkan e-tiket dari pemerintah pusat, maka selanjutnya diatur oleh Dinkes Surabaya. Dari pendaftaran, pencatatan, pelaksanaan hingga pelaporan akan dikelola oleh sistem aplikasi Primary Care Vaksinasi (P-Care).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA