Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Warga Isolasi di GOR Jakpus tak Dipantau Setiap Saat

Selasa 26 Jan 2021 19:39 WIB

Red: Indira Rezkisari

Petugas dinas sosial menyiapkan tempat tidur bagi warga yang terkena virus Covid-19 di salah satu GOR di Jakarta.

Petugas dinas sosial menyiapkan tempat tidur bagi warga yang terkena virus Covid-19 di salah satu GOR di Jakarta.

Foto: MUHAMMAD ADIMAJA/ANTARA
Keterbatasan tenaga di Puskesmas buat isolasi di GOR tak selalu bisa dipantau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari, mengatakan telah menyiapkan tenaga kesehatan untuk memantau warga yang tengah menjalani isolasi mandiri di lima Gelanggang Olah Raga (GOR) Jakarta Pusat. Fasilitas GOR disiapkan bagi warga yang positif Covid-19 namun tidak bergejala atau OTG.

"Kami siapkan petugas tenaga kesehatan dari puskesmas untuk memantau para warga yang melakukan isolasi di GOR. Penanganannya sama seperti warga yang isolasi mandiri di rumah," kata Erizon saat dihubungi, Selasa (26/1).

Erizon mengatakan tidak ada petugas yang secara khusus berada di GOR karena keterbatasan tenaga. Namun dipastikan pemantauan dari petugas kesehatan dilakukan setiap hari sampai masa isolasi warga selesai dilakukan.

"Mereka yang isolasi di GOR kan tanpa gejala, pemantauan pun tidak seintensif untuk pasien Covid-19 yang bergejala. Selama ini juga seperti itu untuk penanganan pasien tanpa gejala. Meski tidak ada yang stand by di tempat namun kita tentu berikan pelayanan semaksimal mungkin," ujar Erizon.

Oleh karena itu, Erizon tidak menyebutkan jumlah tenaga kesehatan yang bertugas di GOR karena jumlahnya situasional. Jumlah tenaga medis dapat berubah mengikuti kebutuhan.

"Sistem pemantauannya mobile karena kan nakes kita di puskesmas terbatas, tugasnya pun beragam mulai dari tracing hingga pemantauan jadi disesuaikan di lapangan," kata Erizon.

Jika nantinya ditemukan warga yang bergejala maka dipastikan akan dirujuk untuk penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan dengan tingkat yang lebih tinggi.

Sebelumnya Pemerintah Kota Jakarta Pusat berencana untuk menggunakan lima GOR dan satu Gedung Kesenian sebagai sarana isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala. Fasilitas itu disediakan bagi warga yang tidak memiliki cukup ruang untuk keluarganya yang terpapar Covid-19 melakukan isolasi mandiri.

Sebanyak 6 titik yang akan digunakan untuk mengisolasi pasien Covid-19 itu adalah GOR Kebon Jahe, GOR Cempaka Putih, GOR Kemayoran, GOR Johar Baru, GOR Senen, dan Gedung Kesenian Tanah Abang. Pemprov DKI Jakarta sebelumnya pernah juga menggunakan fasilitas GOR dan Gedung Kesenian untuk mengisolasi warga yang menunggu hasil tes usap RT PCR saat mendapatkan hasil pemeriksaan tes cepatnya reaktif.




sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA