Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

3.000 Tenaga Medis Batam Menunggu Divaksin Covid-19

Selasa 26 Jan 2021 19:13 WIB

Red: Ani Nursalikah

3.000 Tenaga Medis Batam Menunggu Divaksin Covid-19. Petugas mengangkat kardus vaksin Covid-19 Sinovac.

3.000 Tenaga Medis Batam Menunggu Divaksin Covid-19. Petugas mengangkat kardus vaksin Covid-19 Sinovac.

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Banyak tenaga medis yang belum mendapatkan vaksin karena terkendala P-Care.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Sekitar 3.000 orang dari 5.548 tenaga medis yang bertugas di Kota Batam, Kepulauan Riau, menunggu menjalani vaksinasi Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, hingga Senin (25/1), sebanyak 1.776 orang tenaga medis telah menjalani imunisasi Covid-19.

Sebanyak 175 orang ditunda, 127 orang tidak diberikan, dan 3.470 orang lainnya belum divaksin. "Data untuk hari ini masih menunggu dari beberapa fasilitas pelayanan kesehatan," kata Didi, Selasa (26/1).

Menurut dia, masih banyaknya tenaga medis yang belum mendapatkan vaksin karena terkendala P-Care. Ia mengatakan dari lebih 5.548 tenaga medis yang bertugas di Batam, baru sekitar 4.000 orang yang namanya tercantum. Namun, banyak di antaranya belum mendapatkan undangan elektronik untuk divaksin.

Baca Juga

"Padahal semua tenaga kesehatan tercatat sebagai peserta," kata Kepala Dinas Kesehatan.

Sedangkan instruksi pemerintah pusat yang mengizinkan vaksinasi bagi tenaga kesehatan meski tidak terdata di P-Care dan belum mengantongi undangan digital, baru turun. "Cuma kita masih menunggu surat resminya. Sudah ada kebijakan untuk divaksin walau belum punya e-tiket," kata dia.

Mengenai tenaga medis yang terdata ditunda dan tidak diberikan vaksin, ia mengatakan itu sesuai dengan syarat penerima vaksin. Tenaga medis yang tidak diberikan vaksin dengan alasan sedang hamil, menyusui, dan memiliki tekanan darah tinggi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA