Selasa 26 Jan 2021 17:16 WIB

Ginting Masuk Grup Berat, Pelatih: Peluang Masih Ada

Anthony Sinisuka Ginting berada di grup A BWF World Tour Finals 2020.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Anthony Sinisuka Ginting saat tampil di BWF World Tour Finals 2019.
Foto: DOK PBSI
Anthony Sinisuka Ginting saat tampil di BWF World Tour Finals 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski tidak menampilkan pemain seluruh terbaik dunia karena absennya pemain dari Cina dan Jepang, turnamen puncak BWF Super Series atau yang dikenal HSBC BWF World Tour Finals 2020 diperkirakan tetap akan sengit. Turnamen ini akan dimulai hari ini Rabu (27/1) di Impact Arena, Bangkok Thailand.

Hasil undian pada Selasa (26/1) menempatkan sejumlah wakil Indonesia di grup keras. Setidaknya ada tiga sektor yang masuk dalam grup neraka. Namun yang paling terlihat berat persaingannya adalah di sektor tunggal putra.

Baca Juga

Satu-satunya wakil Indonesia di nomor ini Anthony Sinisuka Ginting. Ia berada di grup A bersama dengan juara dua kali Turnamen Thailand Open lalu, Viktor Axelsen dari Denmark. Selain itu ada pemain andalan Taiwan Chou Tien Chen dan satu lagi pemain nomor satu Malaysian saat ini, Lee Zii Jia.

Mengomentari hasil undian Ginting, asisten pelatih tunggal putra Irwansyah ketika dihubungi Republika.co.id mengatakan, meskipun berat, peluang lolos bagi anak asuhnya tetap terbuka.

"Hasil undian Ginting memang lawannya kuat-kuat semua. Peluangnya untuk lolos dari group A ya Insya Allah bisa tapi harus bekerja keras banget. Yang terpenting Ginting bisa bermain rileks, all out, dan enjoy," kata dia.

Undian cukup berat juga didapat pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Juara All England 2020 ini tergabung di grup A  bersama Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris), Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dan Seo Seung-jae/Chae Yu-jung (Korsel).

Sama halnya dengan Irwansyah, pelatih ganda campur Nova Widianto, mengakui persaingan berat. Namun ia tetap optimistis setidaknya bisa melewati persaingan di grup. "Praveen/Melati memang berada di grup berat. Namun kami tetap optimistis, mereka bisa lolos dari fase penyisihan grup. Walaupun kita ketahu, perjuangannya tidak mudah," kata dia.

Dalam babak grup, semua pemain akan bertemu. Dua pemain atau pasangan teratas dari masing-masing grup melaju ke semifinal. Pada babak semifinal juara grup akan bertemu dengan peringkat kedua grup. Turnamen dimulai Rabu besok dan final akan berlangsung Ahad (31/1).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement