Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

8.000 Tenaga Kesehatan Jakpus Sudah Divaksinasi Covid-19

Selasa 26 Jan 2021 17:10 WIB

Red: Ratna Puspita

[Ilustrasi] Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Covid-19 Sinovac yang akan diberikan pada tenaga kesehatan.

[Ilustrasi] Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Covid-19 Sinovac yang akan diberikan pada tenaga kesehatan.

Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Area penyuntikan tersebar di sekitar 100 titik fasilitas kesehatan delapan kecamatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 8000 tenaga kesehatan Jakarta Pusat telah divaksinasi Covid-19 periode pertama. Area penyuntikan tersebar di sekitar 100 titik fasilitas kesehatan delapan kecamatan.

"Sudah sekitar 8000 tenaga kesehatan yang divaksin. Itu dari total data jumlah tenaga kesehatan sejumlah 32.000 orang," ujar Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (26/1).

Baca Juga

Ia mengatakan pemberian vaksin periode pertama ini diharapkan dapat selesai pada akhir Januari 2021 sesuai data akhir jumlah tenaga medis yang sudah diperbaiki. "Jumlah 32.000 itu belum dipisahkan dari data tenaga kesehatan yang merupakan penyintas, memiliki komorbidatau yang sudah meninggal atau yang menjalani perawatan. Mereka belum bisa dapat vaksin sekarang. Kita harapkan akhir Januari ini bisa selesai," ujar Erizon.

Penyuntikan vaksin Covid-19 pada periode pertama ini tersebar di sekitar 100 titik fasilitas kesehatan yang ada di delapan kecamatan.

Setiap harinya ada sekitar 60 hingga 80 orang yang mendapatkan vaksin Covid-19 pada pemberian periode pertama di wilayah Jakarta Pusat.

Selama dua minggu distribusi vaksin Covid-19 berlangsung di Jakarta Pusat, Erizon mengatakan tidak menemukan kendala dalam pemberian vaksin bagi para tenaga kesehatan itu. "Hingga saat ini progresnya baik, tidak ditemukan kendala," kata Erizon.

Secara menyeluruh DKI Jakarta menargetkan akan melakukan vaksinasi pada 7,9 juta warga agar tercipta kekebalan komunitas.

Pada distribusi tahap pertama, DKI Jakarta mendistribusikan vaksin ke 488 fasilitas kesehatan dan memberikan prioritas vaksin untuk para tenaga kesehatan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA