Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Penanganan Covid Indonesia, YLBHI: Buruk Muka Cermin Dibelah

Selasa 26 Jan 2021 13:47 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Petugas kesehatan mengambil sampel lendir dari hidung warga saat tes usap PCR COVID-19 di Rumah Sakit (RS) Umum Pusri Palembang, Sumatera Selatan.

Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
EMBED
Pemerintah dinilai tidak serius dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai, buruknya penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah kesalahan tetap ada pada masyarakat.

Menurut Ketua Bidang Advokasi YLBHI Muhammad Isnur, hal ini seperti istilah buruk muka cermin dibelah. Isnur mengatakan, pemerintah cenderung selalu menyalahkan masyarakat dalam penanganan pandemi. Bahkan, lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintah sampai menerapkan pidana.

Menurutnya, hal tersebut menjadi gambaran bahwa dari awal pemerintah tidak mampu menangani pandemi Covid-19. Ia menambahkan, pemerintah tidak serius dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

 

 

Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA