Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Saturday, 22 Rajab 1442 / 06 March 2021

Kemenkeu: Ekonomi RI Punya Modal Kuat untuk Pulih Tahun Ini

Selasa 26 Jan 2021 12:50 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Nidia Zuraya

Pemulihan ekonomi nasional. Ilustrasi

Pemulihan ekonomi nasional. Ilustrasi

Foto: RAISAN AL FARISIANTARA FOTO
Kontraksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah menampakkan tren perbaikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) Febrio Kacaribu menyebutkan, ekonomi Indonesia memiliki modal kuat untuk pulih pada tahun ini. Proyeksi tersebut berkaca dari defisit anggaran, rasio utang publik dan berbagai indikator ekonomi lainnya yang sudah menunjukkan perbaikan.

Febrio menuturkan, kontraksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pun sudah menampakkan tren perbaikan. Kontraksi pada kuartal ketiga membaik dibandingkan kuartal sebelumnya yang diharapkan kembali terjadi di kuartal terakhir 2020.

"Ini bisa jadi modal kita untuk masuk di 2021, punya optimisme untuk mengelola perekonomian kita bersama," katanya dalam Webinar Akselerasi Pemulihan Ekonomi pada Selasa (26/1).

Baca Juga

Salah satu indikator yang disebutkan Febrio adalah defisit APBN. Ia menambahkan, dalam konteks melakukan respon secara fiskal, defisit kas negara Indonesia yang mencapai 6,1 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sepanjang 2020 masih lebih baik dibandingkan banyak negara. Tidak terkecuali di kawasan ASEAN maupun G20.

"Defisit mereka sangat dalam, bahkan double digit. Jika dibandingkan kita, kita relatif cukup resilient dibandingkan banyak negara," ujar Febrio.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA