Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Saturday, 15 Rajab 1442 / 27 February 2021

Bagaimana Cara Memaksimalkan Potensi Wakaf Uang?

Selasa 26 Jan 2021 10:38 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Muhammad Hafil

Bagaimana Cara Memaksimalkan Potensi Wakaf Uang?. Foto: Wakil Presiden Maruf Amin mendampingi Presiden Joko Widodo saat meresmikan peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/1).

Bagaimana Cara Memaksimalkan Potensi Wakaf Uang?. Foto: Wakil Presiden Maruf Amin mendampingi Presiden Joko Widodo saat meresmikan peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/1).

Foto: KIP/Setwapres
Potensi wakaf uang bisa dimaksimalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gerakan Nasional Wakaf Uang menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berwakaf uang. Islamic Finance Specialist UNDP, Greget Kalla Buana mengatakan kampanye nasional wakaf uang merupakan langkah strategis sehingga menarik perhatian khalayak.

"Namun demikian, hal tersebut perlu diikuti dengan pendekatan-pendekatan yang lebih menginternalisasi di masyarakat," katanya kepada Republika, Selasa (26/1).

Jika tidak, angka-angka fantastis potensi aset wakaf dan wakaf uang yang telah disampaikan sekitar Rp 180 triliun akan sulit tercapai. Menurutnya, perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam dari aspek sosiologi, antropologi, dan psikologi.

Seperti, ada banyak cara untuk berwakaf, upaya peningkatan literasi juga cukup masif, juga inovasi-inovasi wakaf dengan instrumen keuangan lainnya. Jika dengan tiga hal itu belum mampu meningkatkan nilai penghimpunan, kata Greget, kemungkinan ada yang terlewat.

Ia menambahkan, aspek rasa kepedulian menggerakkan orang untuk berwakaf. Pada hakekatnya, wakaf adalah untuk kepentingan orang banyak. Semangat gotong royong ini yang perlu dibangun dalam gerakan wakaf seperti crowdfunding waqf model (CWM).

Baca juga : Wapres Ajak Semua Sukseskan Gerakan Nasional Wakaf Uang

Penting untuk mengaitkan manfaat wakaf secara lebih luas, misalnya dengan memasukkan unsur-unsur kesetaraan, lingkungan, pembangunan sosial, sumber daya alam, dan lainnya disamping profit atau keuntungan. Wakaf memungkinkan juga sebagai investasi.

"Akan tetapi, tetap bahwa dampak menjadi tren pendorong investasi, terutama di kalangan milenial, mampukan gerakan nasional wakaf uang mengakomodasi tren ini?," katanya.

Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLHSDA) MUI memiliki program-program menarik yang bisa didanai oleh wakaf. Contohnya konservasi air, diversifikasi pagan lokal, dan pengelolaan nol-sampah yang ketiganya memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bisa juga konsep blended financing menggunakan wakaf diterapkan agar bisa menarik dana-dana komersial untuk tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan berbagai inovasi dan peningkatan literasi yang dilakukan simultan, diharapkan potensi besar wakaf Indonesia bisa lebih dioptimalkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA