Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Audi akan Hentikan Produksi Mobil dengan Mesin Konvensional

Selasa 26 Jan 2021 03:59 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Dwi Murdaningsih

Audi All New A4

Audi All New A4

Foto: Carscoops
Audi A4, A6 dan A8 akan hadir dalam format mobil listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, ZWICKAU -- Sejumlah pabrikan mulai mengambil sikap untuk meninggalkan mesin konvensional. Dilansir dari Electrive pada Senin (25/1), salah satu jenama yang telah mengumumkan sikap itu adalah Audi.

Pabrikan Jerman itu mengungkap, beberapa produk yang tak akan hadir dengan mesin konvensional adalah Audi A4, A6 dan A8. Artinya, seluruh line up itu nantinya akan hadir sebagai electric vehicle (EV).

Namun, Audi tak ingin terburu-buru menggantikan mesin konvensional dalam ketiga produk itu. Karena, rencananya, Audi A4 dan A6 masih akan disajikan dengan versi terbaru dengan mesin konvensional pada 2023.

Kemudian, setelah itu baru kemudian Audi mulai menerapkan powertrain elektrik pada produk tersebut. Diperkirakan, peralihan itu akan dilakukan sebelum tahun 2030.

Selain melalukan konversi atas produk yang telah dipasarkan, Audi juga menghadirkan EV dalam platform baru lewat proyek yang disebut dengan Artemis. Rencananya, produk terbaru dari program itu akan mulai diproduksi pada 2024.

Lewat program itu, Audi sekaligus berkomitmen untuk menghadirkan future premium autonomous vehicle yang siap untuk memberikan penetrasi dalam pasar mobil masa depan. Head of Design Audi, Marc Lichte mengatakan, mobil itu nantinya akan hadir dengan konsep radikal terbaru.

"Kami akan menghadirkan radical new concept. Oleh karena itu, mobil ini nantinya akan hadir dengan perbedaan yang sangat signifikan. Ini akan menjadi sebuah revolusi," kata Marc Lichte.

Mobil yang disiapkan itu akan diposisikan sebagai super-high-premium segment. Soal kemampuan jelajah, mobil ini juga akan dihadirkan dengan powertrain yang mampu menunjang perjalanan jarak jauh dengan durasi isi ulang baterai yang singkat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA