Senin 25 Jan 2021 15:33 WIB

Harga Telur Ayam Turun Rp 2.000 di Pasar Sukabumi

Penurunan harga karena banyaknya pasokan telur ayam ke pasaran.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Gita Amanda
Di akhir Januari 2021, harga telur ayam dan sejumlah komoditas cabai di pasar tradisional Kota Sukabumi mengalami penurunan.
Foto: Antara/Moch Asim
Di akhir Januari 2021, harga telur ayam dan sejumlah komoditas cabai di pasar tradisional Kota Sukabumi mengalami penurunan.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Di akhir Januari 2021, harga telur ayam dan sejumlah komoditas cabai di pasar tradisional Kota Sukabumi mengalami penurunan. Hal ini didasarkan pantauan petugas Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi.

''Harga komoditas telur ayam mengalami penurunan harga,'' ujar Kasie Pengawasan Barang Strategis Diskopdagrin Kota Sukabumi Rifki kepada Republika, Senin (25/1). Di mana telur ayam broiler turun dari Rp 25 ribu per kilogram menjadi Rp 23 ribu per kilogram.

Baca Juga

Penurunan harga ini lanjut Rifki, karena banyaknya pasokan telur ayam ke pasaran. Sementara permintaan telur ke pasaran tetap.

Di sisi lain, harga cabai merah besar lokal turun dari Rp 45 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Selain itu cabai merah keriting turun dari Rp 44 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Di sisi lain harga daging ayam broiler masih tetap dijual di kisaran Rp 35 ribu-Rp 36 ribu per kilogram. Harga daging sapi dijual tetap tinggi Rp 120 ribu per kilogram.

Rifki menuturkan, sejumlah komoditas lainnya harga tetap stabil. Misalnya harga beras Ciherang Cianjur l Rp 11.500 per kilogram, beras Ciherang Cianjur ll Rp 10 ribu per kilogram, dan beras Ciherang Sukabumi Rp 9.400 perkilogram.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement