Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Jokowi Mengeklaim Indonesia Bisa Kendalikan Dua Krisis

Senin 25 Jan 2021 13:43 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Presiden Joko Widodo meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020).

Presiden Joko Widodo meninjau salah satu pusat perbelanjaan, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2020).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Indonesia disebut negara yang bisa mengendalikan krisis kesehatan dan ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia mengalami berbagai cobaan berat saat memasuki 2021. Pendapat itu disampaikan Jokowi saat memberi sambutan secara virtual dalam pembukaan Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPL-PGI) di Jakarta, Senin (25/1).

"Sepanjang 2020 dan memasuki 2021, kita menghadapi beberapa ujian, beberapa cobaan yang sangat berat, pandemi Covid-19 yang melanda dunia 215 negara dan Indonesia telah mengakibatkan krisis kesehatan dan krisis ekonomi," kata Jokowi

Meski begitu, Jokowi mengatakan, Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan dua krisis tersebut dengan baik.

"Tetapi, permasalahan belum sepenuhnya selesai. Pandemi masih berlangsung dan kita masih selalu waspada dan siaga. Beberapa hari yang lalu, Kalimantan Selatan diterpa banjir yang melanda beberapa kabupaten dan kota, tanah longsor di Sumedang, kecelakaan Sriwijaya Air, dan juga gempa di Sulawesi Barat di Mamuju dan Majene," tutur Jokowi.

Jokowi mengatakan, pemerintah dan masyarakat harus bekerja keras untuk mengurangi risiko-risiko bencana dan selalu siaga untuk menghadapinya. Dia pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar PGI di semua tingkatan.

"(Karena) telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak pandemi dan bencana, serta juga bergerak bersama-sama dengan elemen bangsa yang lainnya," ujar mantan gubernur DKI itu.

Jokowi menyampaikan tiga pesan kepada anggota sidang MPL-PGI. Pertama, terkait dengan vaksinasi Covid-19 yang disuntikkan kepada 181,5 juta rakyat Indonesia sebelum 2021. Dia menyebut, Indonesia sudah memesan 426 juta dosis vaksin dari empat perusahaan dan negara yang berbeda.

"Kita telah menyiapkan 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas, dan 3.000 rumah sakit yang akan mendukung vaksinasi. Saya mengajak seluruh umat Kristiani dan jajaran PGI untuk bersama-sama membantu pemerintah menyukseskan program vaksinasi ini," papar Jokowi.

PGI diharapkan ikut mengedukasi masyarakat, memberikan informasi yang benar bahwa vaksinasi akan menjadi salah satu jalan untuk bisa pulih dan bangkit dari pandemik sekaligus tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kedua, terkait pemulihan ekonomi nasional, percepatan, dan kebangkitan ekonomi terus diupayakan oleh pemerintah. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 372,3 triliun untuk mendongkrak daya beli dan konsumsi masyarakat, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata Jokowi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA