Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Tips Dokter Sebelum Divaksin Covid-19, Tubuh Harus Fit

Senin 25 Jan 2021 11:37 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac kepada tenaga kesehatan, di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ilustrasi)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac kepada tenaga kesehatan, di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Fauzan
Selain fit, pastikan juga siap mental, berpikiran positif, dan tetap optimistis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebelum tiba giliran Anda mendapatkan vaksin Covid-19, ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Salah satunya, kondisi tubuh yang fit.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi di RS Pondok Indah–Puri Indah dan RS Pondok Indah–Bintaro Jaya, Ronald Irwanto, menyarankan, pastikan kondisi tubuh tidak dalam keadaan demam, batuk, pilek saat waktunya divaksin. "Pastikan Anda siap secara mental, berpikiran positif, dan tetap optimistis. Jika memungkinkan, sangat baik apabila menggunakan pakaian lengan pendek saat divaksinasi untuk mempermudah tenaga kesehatan dalam pemberian vaksin," ujar Ronald. 

Hal senada juga dinyatakan dokter spesialis paru, Sylvia Sagita Siahaan. Dia menuturkan, selain kondisi tubuh fit, kandidat penerima vaksin juga harus memenuhi sejumlah kriteria lain. Salah satunya, mencakup usia 18-59 tahun.

Baca Juga

"Kita harus tahu dulu apakah kandidat prioritas vaksin atau bukan, punya penyakit penyerta atau tidak, usia 18 hingga 59 tahun. Tips khususnya memenuhi kriteria dulu dan saat divaksin kandidat dalam kondisi fit," ujar dia.

Anda juga perlu memahami petunjuk para tenaga kesehatan saat berada di lokasi pemberian vaksin. Irwan mengatakan, pemberian vaksin Covid-19 sama seperti vaksin pada umumnya. Yakni dengan penyuntikan jarum kecil pada daerah deltoid atau otot lengan atas bagian luar.

Sebelum divaksin, maka Anda akan diminta untuk menarik lengan bajunya, dan tenaga kesehatan akan melakukan tindakan sterilisasi (tindakan mengusap daerah yang akan disuntik dengan alkohol). "Anda kemudian akan diberi aba-aba untuk disuntik, jarum vaksin ditusukan pada daerah deltoid, kemudian vaksin dimasukan. Setelahnya jarum dicabut kembali, disusul dengan usapan alkohol kembali pada daerah yang disuntik tersebut," kata Ronald.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA